Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Aptrindo: Terminal Mustika Alam Lestari Priok Butuh Buffer Area

JAKARTA -- Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia meminta pengelola terminal kontainer Mustika Alam Lestari (MAL) di Pelabuhan Tanjung Priok menyiapkan buffer area, menyusul padatnya antrean truk di terminal itu.
Akhmad Mabrori
Akhmad Mabrori - Bisnis.com 09 Desember 2018  |  15:31 WIB
Truk pengangkut peti kemas melintasi kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, di Jakarta, Kamis (3/8). - JIBI/Nurul Hidayat
Truk pengangkut peti kemas melintasi kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, di Jakarta, Kamis (3/8). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA -- Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia meminta pengelola terminal kontainer Mustika Alam Lestari (MAL) di Pelabuhan Tanjung Priok menyiapkan buffer area, menyusul padatnya antrean truk di terminal itu.

Ketua Umum DPP Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Gemilang Tarigan menyatakan pengelola terminal peti kemas MAL di Pelabuhan Tanjung Priok sudah seharusnya menyiapkan buffer area tersendiri sebagai parkir truk.

"Belakangan ini setiap menjelang clossing time kondisinya macet parah di situ. Kita ngak dikasih info apakah karena lonjakan arus kapal atau bagaimana," ujarnya, Minggu (9/12/2018).

Dia meniai kondisi seperti ini tidak boleh dibiarkan belarut-larut karena berpotensi mengganggu pelayanan jasa kepelabuhanan di Priok secara keseluruhan.

Dia juga mengusulkan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II turun tangan memberikan solusi mengurai kepadatan yang ada di MAL itu. "Sebab kalau overcapacity sebaiknya layanan kapal dialihkan sementara ke terminal lainnya,"ucapnya.

Saat ini, di Pelabuhan Tanjung Priok terdapat lima fasilitas terminal peti kemas yang melayani ekapor impor, yakni PT Jakarta International Container Terminal (JICT), Terminal Peti Kemas (TPK) Koja, Terminal 3 Priok, Terminal MAL, dan New Priok Container-One (NPCT-1).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pelabuhan tanjung priok
Editor : Hendra Wibawa
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top