Layanan Pelacak 24 Jam Dongkrak Penjualan GPS Navigas dan Pelacak

Produsen alat navigasi dan pelacak PT Super Spring melalui produk GPS navigasi Superspring berhasil mencatatkan penjualan hingga 90% dari target tahun ini sebanyak 25.000 unit. Perusahaan mengakui strategi pemasaran secara digital cukup berperan dalam capaian tersebut. 
Ipak Ayu H Nurcaya | 09 November 2018 18:51 WIB
Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA — Produsen alat navigasi dan pelacak PT Super Spring melalui produk GPS navigasi Superspring berhasil mencatatkan penjualan hingga 90% dari target tahun ini sebanyak 25.000 unit. Perusahaan mengakui strategi pemasaran secara digital cukup berperan dalam capaian tersebut. 

Director PT Super Spring Arianto Furiady mengatakan selain digital, layanan purna jual dan jaringan yang luas juga menjadi strategi utama. Menurut Arianto, saat ini Superspring menjadi satu-satunya di Indonesia  yang menyediakan layanan purna jual 24 jam. 

"Layanan 24 jam tersebut dihadirkan karena kami melihat keadaan di lapangan, seringnya kejadian kehilangan atau pencurian terjadi di malam hari. Biasanya, perusahaan GPS Tracker lain tidak buka 24 jam dan laporan baru diproses esok hari padahal keadaan mobil mungkin sudah dipreteli dan tracker sudah dicopot. Layanan 24 jam inilah yang sangat membantu pelanggan mencegah kehilangan kendaraan mereka," katanya melalui siaran pers, Jumat (9/11/2018).

Arianto mengemukakan keberadaan alat navigasi dan pelacak atau tracker di dalam suatu kendaraan kini menjadi hal yang lumrah. Alat navigasi akan membantu pengemudi dengan  menunjukkan arah atau jalan menuju titik tujuan dengan cepat. Sementara tracker, seperti namanya, berfungsi sebagai pelacak untuk mencari tahu keberadaan kendaraan tersebut.

Kebutuhan akan alat navigasi dan tracker dari tahun ke tahun terus menunjukkan tren peningkatan yang sangat tinggi. Salah satu pemicu tren ini adalah hadirnya perusahaan rintisan yang berbasis teknologi. Perpindahan barang, logistik dan manusia yang cepat membutuhkan moda transportasi salah satunya kendaraan bermotor. 

Untuk memastikan perpindahan ini bisa maksimal dan efisien dibutuhkan alat yang bisa mengukurnya secara akurat dan di sinilah fungsi dari GPS dan Tracker. Walapun masih baru, pasar GPS ini tumbuh. Namun, di sisi lain, pemain di dunia GPS ini mulai menjamur.

Ke depannya, menurut Arianto, langkah Superspring akan semakin cepat meninggalkan pesaing-pesaingnya salah satu sebabnya adalah inovasi berkelanjutan yang terus dilakukan. Bahkan Arianto sudah merencanakan produk baru untuk GPS Tracker yang dapat dinikmati lebih banyak orang karena akan dbanderol dengan harga lebih terjangkau.

“Target 2018 ini, SUPERSPRING ingin bisa memasarkan GPS Tracker dengan harga di bawah Rp1 juta supaya lebih banyak orang lagi yang bisa menikmati teknologi ini. Kami juga terus mengembangkan aplikasi/software GPS ini supaya semakin mudah digunakan," ujarnya.
 

Tag : industri, gps
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top