Jasa Raharja Jamin 38 Korban Luka Kecelakaan Bus di Pangandaran

PT Jasa Raharja menjamin biaya perawatan 38 korban luka akibat kecelakaan bus pariwisata di Jalan Raya Kalipucang Kabupaten Pangandaran, Sabtu (27/10/2018).
Puput Ady Sukarno | 28 Oktober 2018 02:23 WIB
Dirut PT Jasa Raharja yang juga Ketua Satgas Mudik Bareng BUMN Budi Rahardjo saat memberikan keterangan pers tentang Mudik Bareng BUMN di Jakarta, Selasa (15/5/2018). - ANTARA/Sigid Kurniawan

Bisnis.com, JAKARTA - PT Jasa Raharja menjamin biaya perawatan 38 korban luka akibat kecelakaan bus pariwisata di Jalan Raya Kalipucang Kabupaten Pangandaran, Sabtu (27/10/2018).

Direktur Utama Jasa Raharja, Budi Rahardjo S. mengatakan bahwa Jasa Raharja menyampaikan bela sungkawa atas kejadian tersebut.

Menurut Budi, setelah menerima informasi kecelakaan tersebut, Jasa Raharja langsung menindaklanjuti dengan melakukan pendataan korban berkoordinasi dengan Unit Laka Polres Ciamis. Jasa Raharja juga menerbitkan Surat Jaminan Biaya Rawatan ke Puskesmas Pangandaran dan ke  Rumah Sakit Umum Daerah Banjar.

"Berdasarkan UU No.33 dan PMK No.15 tahun 2017, bagi 38 orang korban luka luka Jasa Raharja telah menerbitkan surat jaminan biaya perawatan kepada rumah sakit di mana korban dirawat," ujarnya melalui keterangan resmi, Sabtu (27/10/2018).

Budi menerangkan bahwa jaminan biaya pperawatan maksimum Rp20.000.000, serta santunan biaya P3K Rp1.000.000 dan ambulance Rp500.000 terhadap korban luka-luka.

Sabtu (27/10/2018) pagi, sekitar Jam 06.45 Wib terjadi kecelakaan alat angkutan umum bus pariwisata DMH Trans bernomor polisi D-7540-VC.

Kecelakaan terjadi di Jalan Raya Kalipucang - Pangandaran Dusun Karangsari Rt. 03 Rw. 01 Desa Putrapingan, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

Bus yang membawa 53 penumpang tersebut terguling sehingga mengakibatkan 38 orang penumpangnya mengalami luka-luka.

Tag : jasa raharja, kecelakaan bus
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top