Kawasan Teknopolis GIPTI Mulai Dibangun

Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Puspitek) bersama Sinar Mas Land menggelar peletakan batu pertama pengembangan proyek Galeri Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Inovasi atau GIPTI.
Finna U. Ulfah | 04 Oktober 2018 16:52 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Puspitek) bersama Sinar Mas Land menggelar peletakan batu pertama pengembangan proyek Galeri Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Inovasi atau GIPTI.

Menteri Riset , Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Muhammad Nasir mengatakan GIPTI merupakan proyek kolaborasi Puspitek dan Sinar Mas Land yang telah digagas sejak 1980-an dalam membangun kawasan technopolis.

"Saat ini kami mencoba menghidupkan kembali konsep tersebut dengan mengembangkan National Science and Technology Park, yang tidak hanya berfokus sebagai pusat penelitian dan pengembangan iptek, tetapi juga sebagai pusat pengembangan produk nasional, pusat pertumbuhan kewirausahaan berbasis teknologi melalui inkubasi, pusat informasi iptek, dan pusat pelatihan bagi sdm industri," ujat Nasir saat konferensi pers Groundbreaking GIPTI BSD City di Tangerang, Kamis (4/10/2018).

GIPTI akan menjadi tempat pameran inovasi teknologi dan startup berbasis teknologi binaan inkubator bisnis teknologi Puspitek. Selain itu, GIPTI diharapkan akan menjadi wadah atau mediator bertemunya inovator teknologi dan investor.

GIPTI akan dibangun di lahan tidur milik Puspitek sejak 1978 yang terletak di kawasan BSD City seluas 15 hektare dan ditargetkan akan beroperasi pada Juni 2019.

Pengembangan proyek GIPTI akan terbagi menjadi 5 zona yaitu zona penerima, zona display dan pengembangan kewirausahaan, zona penelitian, dan zona kawasan ruang terbuka hijau yang dilengkapi Gateaway Park, Techno Park, dan Lake Park.

Hingga kini, GIPTI telah memiliki 3 tenant, yaitu Walden Global Services untuk Software QA Centre, Purwadhika untuk Digital Innovation Lab, dan Rumah Kreatif Jogja untuk The Hub by Joedo.

Kepala Puspitek Serpong Sri Setiawati mengatakan pembangunan GIPTI akan menggunakan pembiayaan melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari Sinar Mas Land.

"Pembangunan ini bukan dari pemerintah saja. Kami berkolaborasi dan total pembiayaan masih dalam tahap finalisasi, masih dalam tahapan perbincangan lanjut," ujar Sri.

CEO Strategic Land Bank Sinar Mas Land Christopher Siswanto Adisaputro mengatakan dengan adanya pembangunan GIPTI semakin mendukung tujuan BSD City yang tengah bertransformasi menjadi integrated smart digital city dengan pengembangan proyek Digital Hub yang kedepannya akan menjadi Silicon Valley versi Indonesia.

"Kehadiran GIPTI juga akan memperkaya ekosistem BSD City dan sebagai talent pool bagi sejumlah perusahaan yang terdapat di kawasan Digital Hub. Lebih jauh lagi pengembangan kawasan Digital Hub ini akan menciptakan banyak sekali peluang bagi berbagai pihak lintas sektor, termasuk lapangan pekerjaan baru," ujar Siswanto.

Tag : bsd city
Editor : M. Rochmad Purboyo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top