Ini Upaya Industri Plastik Menjawab Masalah Lingkungan

Konsumsi plastik per kapita Indonesia masih berada di bawah 20%, lebih kecil dibanding negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura. Meskipun begitu, menurut Tjokro permasalahan sampah plastik masih mengkhawatirkan.
Wibi Pangestu Pratama | 29 September 2018 05:57 WIB
Industri Plastik

Bisnis.com, JAKARTA – Pembangunan fasilitas daur ulang sampah plastik, selain bermanfaat bagi lingkungan juga dinilai dapat memicu tumbuhnya industri berbasis biodegradable plastic serta menunjang industri plastik berskala kecil.

Hal tersebut disampaikan Tjokro Gunawan, Presiden Asosiasi Industri Plastik Hilir Indonesia (Aphindo) kepada Bisnis, Jumat (28/09/2018). Menurutnya, permasalahan pelik soal sampah plastik dapat diatasi salah satunya dengan daur ulang.

Konsumsi plastik per kapita Indonesia masih berada di bawah 20%, lebih kecil dibanding negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura. Meskipun begitu, menurut Tjokro permasalahan sampah plastik masih mengkhawatirkan.

"Potensi untuk menggunakan plastik itu masih besar. Tetapi supaya tidak membawa dampak lingkungan, isu ini [soal lingkungan] kan menguat dan bergerak cepat, itu bisa diatasi dengan cara tadi [pengolahan plastik]," ujar Tjokro.

Tjokro mencontohkan, daur ulang dimulai dengan memilah jenis sampah. Sampah yang masih layak dapat didaur ulang jadi bahan baku plastik, lalu sampah yang sudah tidak layak diolah secara khusus dan dijadikan material untuk aspal.

Contoh tersebut Tjokro ambil dari program Masaro (Manajemen sampah zero) yang digagas Zainal Abidin, doaen Institut Teknologi Bandung. Menurut Tjokro, cra tersebut efektif karena tidak menghilangkan nilai ekonomis sampah plastik.

Bahan baku plastik yang dihasilkan dari proses daur ulang, menurut Tjokro ke depannya dapat mensubtitusi kebutuhan industri plastik berskala kecil. Harga yang relatif lebih murah dibanding bahan baku impor menurut Tjokro akan sangat membantu.

Plastik dinilai Tjokro sebagai barang yang sangat diperlukan dalam banyak keperluan. Dampak lingkungan yang mengancam justru harus disikapi dengan cermat untuk mendorong potensi industri yang bisa terus dikembangkan.

Tag : plastik
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top