iBuild, Teknologi Informasi Perumahan yang Terintegrasi

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengembangkan pemanfaatan teknologi informasi guna mempercepat upaya penanganan permasalahan perumahan selama ini, salah satunya adalah iBuild.
Maria Elena | 17 September 2018 19:33 WIB
Deretan properti mewah - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengembangkan pemanfaatan teknologi informasi guna mempercepat upaya penanganan permasalahan perumahan selama ini, salah satunya adalah iBuild.

CEO iBuild Lew Schulman mengatakan iBuild merupakan platform yang mengintegrasikan setiap stakeholder dalam upaya penyediaan perumahan yang terjangkau. Aplikasi ini menyediakan informasi mengenai arsitek, pemasok, pemberi pinjaman, kontraktor, dan pekerja yang bisa langsung berhubungan dengan customer.

“Pengintegrasian informasi ibuild memberikan banyak keuntungan, salah satunya customer bisa mendapatkan informasi tentang kontraktor yang ahli dan tersedia pengalaman kerja yang didokumentasikan tanpa harus mencari dari berbagai sumber,” Kata Schulman saat workshop Distruptive Technology for Affordable Housing di Kementerian PUPR pada Senin (17/09/2018).

Dia menjelaskan customer dapat dengan mudah mencari katalog desain dengan biaya yang lebih rendah dan tersedia sistem pembayaran online yang tervalidasi. Tidak hanya itu, customer juga bisa memonitor progres pembangunan melalui foto-foto tanpa harus meninjau langsung ke lokasi.

Aplikasi ibuild juga memudahkan peminjam modal sehingga mereka dapat langsung meninjau permintaan customer dan detail-detail proyek, melakukan transfer dana secara online, dan dilengkapi sistem pelaporan yang memenuhi syarat regulasi.

Untuk pekerja, aplikasi ini bisa digunakan untuk  menelusuri pengalaman, mencari pekerjaan, mendapatkan sertifikasi dari otoriras lokal, dan penggunaan sistem gaji digital.

Selain itu, jelas Schulman, pengembang bisa mencari tipe dan ukuran lahan, mengumumkan pekerjaan dan  meninjau keahlian pekerja. Tersedia juga fitur di mana arsitek dapat menampilkan rencana-rencana proyek sebagai pilihan bagi customer, mengawasi progres melalui stastus updates atau foto-foto, dan menyesuaikan rencana pembangunan.

Schulman juga menambahkan penyedia jasa dapat menggunakan fitur upload video, melakukan transaksi melalui aplikasi, dan melakukan kontrak secara digital.

“iBuild menyediakan fitur yang mendetail terkait dengan kinerja kontraktor, peminjam dana, arsitek, dan pekerja,” Kata Schulman.

Tag : inovasi teknologi
Editor : M. Rochmad Purboyo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top