Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Gempa Lombok: Layanan Feri Lombok-Bali Kembali Dibuka

Kegiatan operasional PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) yang melayani lintasan Lembar-Padangbai maupun di cabang Kayangan telah beroperasi kembali setelah dihentikan sementara akibat gempa bumi.
Sri Mas Sari
Sri Mas Sari - Bisnis.com 06 Agustus 2018  |  09:01 WIB
Gempa Lombok: Layanan Feri Lombok-Bali Kembali Dibuka
Sejumlah truk antre menunggu jadwal keberangkatan menggunakan kapal feri melalui Dermaga 2 Pelabuhan Padangbai, Karangasem, Bali, Jumat (20/7/2018). - ANTARA/Wira Suryantala
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA-- Kegiatan operasional PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) yang melayani lintasan Lembar-Padangbai maupun di cabang Kayangan telah beroperasi kembali setelah dihentikan sementara akibat gempa bumi.

Sekretaris Perusahaam PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Imelda Alini mengatakan kondisi di Pelabuhan Lembar pagi ini, Senin (6/8/2018), sudah relatif aman dan normal.

"Jaringan listrik sudah menyala kembali, dan aktivitas pelabuhan sudah dibuka. Kapal juga sudah mulai melakukan pemuatan penumpang dan kendaraan. Demikian juga layanan di Pelabuhan Kayangan (melayani lintasan Kayangan-Pototano), sejak pukul 05.30 WITA telah kembali beroperasi normal," tutur Imelda dalam keterangan resmi, Senin (6/8/2018).

ASDP sempat menghentikan layanan pada Minggu (5/8/2018) malam karena jaringan listrik padam hampir di seluruh wilayah NTB, termasuk Pelabuhan penyeberangan yang ada di Lembar maupun Kayangan, setelah gempa bumi berkekuatan 7 skala richter.

ASDP melaporkan tidak ada kerusakan signifikan pada fasilitas sisi pelabuhan dan kapal, baik di pelabuhan Lembar maupun Kayangan. Di Pelabuhan Kayangan, terdapat 4 unit kapal milik ASDP dari total 24 unit kapal yang beroperasi. Di Pelabuhan Lembar, tercatat ada 4 unit kapal milik ASDP dari total 37 unit kapal yang beroperasi di lintasan Lembar-Padangbai.

Sementara itu, kondisi operasional penyeberangan di lintasan Ketapang-Gilimanuk, Bali, tetap berjalan normal.

Untuk menjaga keamanan dan keselamatan di lingkungan pelabuhan, manajemen ASDP Cabang Lembar terus memantau berbagai sarana dan fasilitas di seluruh area pelabuhan.

"Kami turut prihatin atas bencana gempa bumi yang kembali melanda NTB dan kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi pascagempa bumi karena layanan penyeberangan sempat dihentikan sementara," tutur Imelda.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

asdp
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top