Lifting Minyak, Chevron Masih Terbesar Disusul ExxonMobil di Posisi 2

Inilah capaian produksi minyak siap jual atau lifting kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) di Tanah Air selama semester I/2018.
Sepudin Zuhri | 08 Juli 2018 21:44 WIB
Kilang minyak di Lapangan Banyu Urip Blok Cepu, Bojonegoro, Jawa Timur, Kamis (8/12/2016). - Bloomberg/Dimas Ardian

Bisnis.com, JAKARTA – Inilah capaian produksi minyak siap jual atau lifting kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) di Tanah Air selama semester I/2018.

Berdasarkan data SKK Migas, PT Chevron Pacific Indonesia menjadi KKKS terbesar di Indonesia dengan produksi minyak 207.148 barel per hari (bph). Capaian perusahaan migas asal Amerika Serikat itu sekitar 97% dari target Dallam APBN 2018 sebesar 213.551 bph.

Peringkat kedua adalah Mobil Cepu Ltd. sebesar 209.922 bph atau 102,4% dari target 205.000 bph.

Posisi ketiga ditempati oleh PT Pertamina EP sebesar 70.031 bph atau 81,6% dari target 85,869 bph.

Keempat, PT Pertamina Hulu Mahakam, yang mengelola Blok Mahakam, sebesar 46.376 bph atau 96,1% dari target 48.271 bph.

Kelima, CNOOC sebanyak 30.876 bph atau 102,9% dari 30.000 bph.

Keenam, Pertamina Hulu Energi ONWJ Ltd. sebanyak 30.489 bph atau 92,4% dari target 33.000. Sisanya diproduksi oleh kontraktor lain.
Total realisasi lifting minyak selama semester I/2018 770.999 bph atau 96,4% dari target APBN 800.000 bph.

Tag : hulu migas
Editor : Sepudin Zuhri

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top