Kemenperin Proyeksikan Kebutuhan Gas Industri Naik 5% Tahun Ini

Kementerian Perindustrian memproyeksikan kebutuhan gas industri tumbuh sebesar 5% sepanjang tahun ini yang sejalan dengan perkiraan pertumbuhan industri sebesar 5,67%.
Annisa Sulistyo Rini | 02 Juli 2018 19:23 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Perindustrian memproyeksikan kebutuhan gas industri tumbuh sebesar 5% sepanjang tahun ini yang sejalan dengan perkiraan pertumbuhan industri sebesar 5,67%.

Achmad Sigit Dwiwahjono, Direktur Jenderal Industri Kimia, Tekstil, dan Aneka Kemenperin, mengatakan saat ini produksi gas industri dalam negeri tercatat sekitar 20 miliar meter kubik.

Kapasitas produksi tersebut, lanjutnya, akan terus meningkat seiring dengan ekspansi di industri pengguna gas industri, salah satunya industri petrokimia.

“Gas industri ini akan tumbuh 5%, sama dengan pertumbuhan industri. Gas industri ini tumbuhnya mengikuti industri secara keseluruhan karena sebagai pendukung,” ujarnya, Senin (2/7/2018).

Sigit menjelaskan bahwa gas industri berbeda dengan gas alam yang banyak digunakan sebagai sumber energi dan bahan baku oleh banyak industri.

Gas industri dipergunakan dalam proses produksi manufaktur, seperti gas asitilen untuk mengelas dan gas argon yang digunakan dalam pembuatan titanium. Selain itu, gas industri juga banyak digunakan oleh rumah sakit berupa gas oksigen untuk pasien.

Tag : gas industri
Editor : Maftuh Ihsan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top