Penyaluran Premium Diperluas, Pertamina Pastikan Pasokan Pertalite Tak Berkurang

PT Pertamina (Persero) berkomitmen menjaga pasokan Pertalite maupun Premium meskipun ada perluasan penyaluran Premium.
Surya Rianto | 22 Juni 2018 11:46 WIB
Pengendara mengisi bahan bakar di SPBU, di Jakarta, Senin (9/4/2018). - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA -- PT Pertamina (Persero) berkomitmen menjaga pasokan Pertalite maupun Premium meskipun ada perluasan penyaluran Premium. 

Perluasan penyaluran Premium disebut tidak bakal mempengaruhi jumlah penyaluran Pertalite di Jawa, Madura, dan Bali. Plt. Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan perseroan akan tetap memasok Premium dan Pertalite sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

"Kami akan membiarkan masyarakat memilih menggunakan produk apa saja. Tugas kami hanya untuk memasok BBM sesuai kebutuhan," ujarnya, Jumat (22/6/2018).

Nicke pun menegaskan walaupun pasokan Premium di Jawa, Madura, dan Bali ditambah, pasokan Pertalite tidak akan terpengaruh. Jumlah tanki BBM di SPBU Jawa, Madura, dan Bali juga tidak bakal mengalami penambahan.

"Pasokan Pertalite tidak akan turun karena adanya tambahan Premium di Jawa, Madura, dan Bali," tuturnya.

Pada 2018, kuota Premium ditambah sebesar 4,3 juta kiloliter menjadi 11,8 juta kiloliter. Hal itu dilakukan untuk memenuhi perluasan Premium ke seluruh Indonesia.

Walaupun begitu, sampai saat ini konsumsi Pertalite masih memiliki volume yang paling besar. Konsumsi Pertalite selama periode Idulfitri berada di kisaran 1,08 juta kiloliter.

Sementara itu, konsumsi Premium sebesar 647.080 kiloliter.

Tag : pertamina, BBM
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top