Melantai di BEI, Steadfast Marine Buru Akses Pendanaan Usaha

Steadfast Marine berharap mendapatkan akses finansial yang lebih variatif dan kompetetif untuk mengembangkan usaha, ketika resmi masuk Bursa Efek Indonesia besok Jumat (8/8/2018).
Akhmad Mabrori | 07 Juni 2018 10:14 WIB
Direktur PT Steadfast Marine Tbk Irsa Suhatam (dari kiri) berbincang dengan Direktur Independen Ibrahim Saleh, Dirut Rudy Kurniawan Logam, Direktur PT Jasa Utama Capital Sekuritas Deddy Suganda Widjaja, Komisaris Utama Eddy Kurniawan Logam, Komisaris Independen Airvin Widyatama Hardani, dan Komisaris Marwoto, sebelum penawaran umum perdana saham, di Jakarta, Senin (21/5/2018). - JIBI/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA — Steadfast Marine berharap mendapatkan akses finansial yang lebih variatif dan kompetetif untuk mengembangkan usaha, ketika resmi masuk Bursa Efek Indonesia besok Jumat (8/8/2018).

Steadfast Marine adalah perusahaan galangan Nasional yang didirikan pada tahun 2005 oleh Eddy Kurniawan Logam dan Rudy Kurniawan Logam, yang sudah berpengalaman membangun berbagai type kapal dari offshore support vessel, kapal keruk, kapal perintis sampai kapal militer.

Pengalaman membangun kapal bersama dengan Damen shipyard belanda sejak tahun 2008, memberikan kemampuan untuk membangun kapal berteknologi tinggi dan berkualitas.

"Melihat potensi Industri Maritim yang begitu besar dan menjanjikan di Negara kepulauan terbesar di dunia,  memantapkan langkah Steadfast untuk terus berkembang dan memperkuat usahanya," ujar Eddy K Logam, Komisaris Utama Steadfast Marine, melalui siaran pers-nya hari ini Kamis (7/6/2018)

Dia mengemukakan, dengan masuk pasar modal, perseroan yakin akan mendapatkan akses finansial yang lebih variatif dan kompetetif.

IPO Steadfast Marine diterima baik oleh pasar dan investor, animo selama bookbuilding sangat mengejutkan karena dana yang terkumpul mencapai Rp 300M lebih atau sekitar 8 kali oversubscribed dari jumlah nilai saham baru yang ditawarkan.

Eddy K Logam, optimistis bahwa industri maritim Indonesia punya masa depan yang cerah.

"Kami terus mendukung program  Presiden Jokowi dan Pemerintah untuk menjadikan Indonesia sebagai poros maririm dunia," ujar Eddy  yang saat ini juga menjabat sebagai Ketua Umum Asosiasi galangan kapal serta alat penunjang/Ikatan Perusahaan Galangan Kapal dan Lepas Pantai (Iperindo).

Tag : steadfast marine
Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top