40% PI Rio Tinto US$3,5 Miliar Dinilai Kemahalan

Nilai 40% hak partisipasi (participating interest/PI) Rio Tinto di PT Freeport Indonesia dinilai masih kemahalan apabila dipatok di kisaran US$3,5 miliar.
Lucky Leonard | 24 Mei 2018 20:19 WIB
Tambang PT Freeport Indonesia di Papua. - Bloomberg/Dadang Tri

Bisnis.com, JAKARTA -- Nilai 40% hak partisipasi (participating interest/PI) Rio Tinto di PT Freeport Indonesia dinilai masih kemahalan apabila dipatok di kisaran US$3,5 miliar.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan masalah valuasi merupakan kendala yang perlu diselesaikan terkait rencana pembelian 40% hak partisipasi Rio Tinto tersebut oleh PT Inalum (Persero). Hal tersebut masih teru dinegosiasikan.

"Menurut saya yes ketinggian. Kalau tidak salah US$3,5 miliar. Sekarang kan sudah transparan. Melihatnya harus dengan jernih," katanya Rabu (23/5/2018).

Sebelumnya, Bloomberg melaporkan Rio Tinto dikatakan siap menerima kesepakatan penjualan hak partisipasinya senilai US$3,5 miliar. Menurut sumber anonim yang dikutip Bloomberg, bagaimanapun juga kesepakatan tersebut akan bergantung pada persetujuan Freeport-McMoRan Inc. sebagai pemegang saham utama Freeport Indonesia.

Terkait hal tersebut, Rio Tinto menyatakan belum ada kesepakatan terkait pembelian hak partisipasinya sebesar 40% di anak usaha Freeport-McMoRan tersebut kepada Inalum.

Dalam keterangan resminya, Rio Tinto menegaskan diskusi bersama Inalum dan Freeport terkait pengalihan hak partisipasinya tersebut masih berlangsung. Belum ada kesepakatan yang diambil, termasuk masalah harga.

Tag : freeport indonesia
Editor : Sepudin Zuhri

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top