Gunung Agung Erupsi, Jalur Penerbangan di Bali Tak Terganggu

Kementerian Perhubungan menilai erupsi Gunung Agung di Bali tidak berdampak pada jalur dan operasional penerbangan di Pulau Bali dan sekitarnya.
Rio Sandy Pradana | 02 Mei 2018 04:30 WIB
Erupsi Gunung Agung - BNPB

Bisnis.com,JAKARTA -- Kementerian Perhubungan menilai erupsi Gunung Agung di Bali tidak berdampak pada jalur dan operasional penerbangan di Pulau Bali dan sekitarnya.

Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub Agus Santoso mengatakan berdasarkan pantauan langsung di lapangan maupun menggunakan radar Himawari-8 Volcanic Ash Advisory Centres (VAAC ) Darwin, tidak ada sebaran abu vulkanik di jalur penerbangan (airways) di Bali, Lombok dan sekitarnya.

Selain itu, Vulcano Observation Notice for Aviation (VONA) Gunung Agung juga masih oranye. Jadi operasional penerbangan di Bali, Lombok, Ujung Pandang (Makassar) dan Banyuwangi masih berjalan dengan normal.

"Hingga kini masih aman. Tidak ada pengalihan rute penerbangan," kata Agus, Selasa (1/5/2018).

Akan tetapi, segenap personel penerbangan, terutama pilot dan ATC diminta terus meningkatkan kewaspadaan dan berkoordinasi aktif dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) serta PVMBG untuk mendapatkan info lebih lanjut sehingga bisa membuat perencanaan dan mengoperasikan penerbangan dengan tingkat keselamatan yang tinggi di area tersebut.

Agus menuturkan, menurut PVMBG, Gunung Agung yang saat ini masih dalam tahap Siaga 3 ada kemungkinan untuk kembali erupsi. Jika terjadi erupsi dengan dampak yang buruk bagi penerbangan, seluruh pemangku kepentingan penerbangan harus taat pada standar prosedur operasi.

Pihaknya meminta untuk mengutamakan aspek keselamatan dan keamanan penerbangan.

"Saya mohon masyarakat dan penumpang juga memaklumi jika nanti ada delay saat erupsinya sudah mengganggu penerbangan. Namun, untuk saat ini saya tegaskan lagi masih tidak mengganggu sehingga penerbangan dari dan ke Bali masih normal," pungkasnya.

Tag : gunung agung
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top