PPRO dan Jasa Marga Properti Masih Penjajakan Kerja Sama

PT PP Tbk Properti masih melakukan penjajakan kerja sama dengan PT Jasa Marga Properti untuk membangun proyek perumahan di atas lahan milik PT Jasa Marga (Persero) Tbk.
Gloria Fransisca Katharina Lawi | 20 April 2018 15:51 WIB
Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA – PT PP Tbk Properti masih melakukan penjajakan kerja sama dengan PT Jasa Marga Properti untuk membangun proyek perumahan di atas lahan milik PT Jasa Marga (Persero) Tbk.

Direktur Utama PT PP Properti Tbk Taufik Hidayat mengatakan pihaknya membuka peluang kerjasama dengan semua perusahaan pelat merah ataupun swasta dalam pengembangan proyek perumahan. Adapun salah satu proyek yang masih dalam penjajakan adalah kerjasama perusahaan berkode saham PPRO itu dengan PT Jasa Marga Properti.

“PTPP ini terbuka bekerjasama dengan BUMN dan swasta, ini strategi kami untuk menumbuhkan perusahaan. Kita bisa men-develop tanpa membeli land bank,” ujar Taufik di Plaza PP, Jumat (20/4/2018).

Menurut Taufik, dengan kerja sama lintas BUMN, perusahaan tidak perlu mengembangkan dan menambah bank tanah. Misalnya saja, proyek dengan Jababeka yaitu Little Tokyo, proyek dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero) untuk membangun hunian pinggir kereta atau transit oriented development (TOD).

“Kami terbuka dengan siapa saja, tidak hanya dengan PT Jasa Marga Properti,” tuturnya.

Sebelumnya, Direktur Utama PT Jasa Marga Properti Irwan Artigyo Sumadiyo mengatakan memiliki lahan yang berlokasi di Bogor, Surabaya, Pandaan, dan Sidoarjo. Dia mengakui lahan tersebut akan dikembangkan dengan 12 rest area di sepanjang Trans Jawa serta hunian rumah tapak dan area komersil.

"Proyek di Pandaan kami ada sekitar 8 hektar. Jumlah land bank kami mungkin antara 50 hektar sampai 100 hektar," ujar Irwan.

Dia menyatakan segmen hunian di Pandaan, Malang, ataupun Surabaya adalah untuk kalangan menengah. Di kawasan hunian di Pandaan itu mampu membangun sekitar 150 unit rumah yang diprediksi rampung pada pertengahan tahun depan.

Saat ini perusahaan juga sudah mulai berjualan dengan harga pada kisaran Rp500 juta sampai Rp1 miliar. Sementara itu, Jasa Marga Properti menggelontorkan investasi untuk pembangunan rumah tapak di Pandaan mencapai Rp200 miliar.

Sebagai informasi, kawasan perumahan milik Jasa Marga Properti di Sidoarjo pertama sudah habis terjual. Sementara kawasan hunian Sidoarjo kedua juga sudah mulai dijual.

Adapun total unit di Sidoarjo mencapai 500 unit, dan sudan laku 150 unit. Irwan mengungkapkan perumahan di Sidoarjo masuk dalam segmen menengah.

Irwan menyatakan di Jabodetabek, Jasa Marga Properti memiliki proyek hunian di Bogor. Lokasi proyek Jasa Marga di Bogor berada di Panduraya dan Kawungsari. Dia mengatakan apartemen ini belum selesai sampai ada sertifikasi dan izin resmi.

Dia menuturkan untuk proyek di Bogor, Jasa Marga memiliki kapasitas 1.200 unit dan untuk rumah tapak sekitar 600 unit. Nantinya, proyek ini juga akan terintegrasi dengan light rapid transit (LRT), dan moda transportasi terdekat.

Menurut Irwan, proyek hunian ini umumnya berposisi di dekat pintu masuk tol.

"Total investasi pembangunan belanja Rp800 miliar. Sumber dana kami dari pendanaan internal, kami juga ada pinjaman dari perbankan," jelas Irwan.

Tag : bisnis properti
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top