Pariwisata Lombok: ASDP Salurkan Dana Bina Lingkungan Rp 700 Juta

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) BUMN di bidang jasa angkutan penyeberangan untuk penumpang, kendaraan dan barang turut mendukung pengembangan industri pariwisata di Nusa Tenggara Barat (NTB).
Anitana Widya Puspa | 20 April 2018 01:06 WIB
Sejumlah wisatawan berada di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di Pantai Mandalika, Kuta, Praya, Lombok Tengah, NTB. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA-- PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) BUMN di bidang jasa angkutan penyeberangan untuk penumpang, kendaraan dan barang turut mendukung pengembangan industri pariwisata di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Ira Puspadewi menyampaikan, sebagai wujud tanggung jawab sosial perusahaan dalam mendukung kawasan pariwisata Lombok, PT ASDP berkomitmen untuk menyalurkan dana Bina Lingkungan dari anggaran Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) Tahun 2018 senilai total Rp 700 juta.

Jumlah itu terdiri atas bantuan pembangunan balai ekonomi desa (balkondes) berupa Bencingah Desa Wisata Setanggor Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat sebesar Rp 350 juta, Pendopo Adat Desa Sembalun, Lombok Timur sebesar Rp 250 juta, dan bantuan Taman Bacaan senilai Rp 100 juta.

“Kami sangat menghargai dan mengutamakan nilai-nilai kearifan lokal dari masing-masing yang menjadi potensi besar dalam pengembangan Desa ke depannya. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan desa wisata Setanggor dan Sembalun dapat semakin dikenal luas khususnya di mancanegara, sehingga dapat menarik lebih banyak turis asing ke Indonesia,” katanya melalui keterangan resmi dikutip Kamis (19/4).

Menurut dia, selain berkiprah dalam hal connectivity dan logistik, ASDP juga mulai menfokuskan diri di sektor pariwisata. Diketahui, NTB memiliki potensi sumber daya yang sangat besar di sektor pariwisata. Terdapat banyak lokasi wisata potensial di NTB, dan salah satunya adalah Desa Setanggor di Lombok Tengah.

Desa Setanggor menjadi salah satu dari 10 top desa wisata nasional, yang berada di Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah yang memiliki ragam potensi kearifan lokal pedesaan dan keindahan alamnya yang menjadi daya tarik tersendiri. Setidaknya ada 14 spot destinasi wisata yang bisa dinikmati di desa ini.

Menurut dia, selain berkiprah dalam hal connectivity dan logistik, ASDP juga mulai menfokuskan diri di sektor pariwisata. Diketahui, NTB memiliki potensi sumber daya yang sangat besar di sektor pariwisata. Terdapat banyak lokasi wisata potensial di NTB, dan salah satunya adalah Desa Setanggor di Lombok Tengah.

Desa Setanggor menjadi salah satu dari 10 top desa wisata nasional, yang berada di Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah yang memiliki ragam potensi kearifan lokal pedesaan dan keindahan alamnya yang menjadi daya tarik tersendiri. Setidaknya ada 14 spot destinasi wisata yang bisa dinikmati di desa ini, di antaranya:

- Wisata Seni Budaya

- Gong Keramat Usia 200 tahun lebih

- Wisata Tenun

- Wisata Peternakan

- Wisata Pertanian

- Wisata Agro

- English Fun

- Wisata Religi

- Cassava Garden

Aktivitas budaya dan wisata tersebut menjadi salah satu kegiatan utama di balai ekonomi desa (balkondes) Setanggor yang dibangun oleh swadaya masyarakat. Karenanya, ASDP turut mendukung pengembangan fungsi balkondes di Desa Setanggor dengan membangun bencingah (sanggar seni).

Adanya kawasan balkondes ini diharapkan dapat berfungsi lebih optimal untuk mendatangkan lebih banyak wisatawan baik lokal maupun mancanegara.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
KEK Mandalika

Editor : M. Rochmad Purboyo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top