Jokowi: Industri Fesyen Indonesia Miliki Masa Depan Cerah

Presiden Joko Widodo menyatakan Indonesia memiliki potensi menjadi kiblat fesyen Muslim yang bisa dimanfaatkan dari populasi Muslim yang besar di negara ini.
Amanda Kusumawardhani | 19 April 2018 13:54 WIB
Pedagang menata jilbab dagangannya di salah satu gerai di sebuah pusat perbelanjaan di Semarang, Jawa Tengah, Selasa (30/5/2017). - Antara/R. Rekotomo

Bisnis.com, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo menyatakan Indonesia memiliki potensi menjadi kiblat fesyen Muslim yang bisa dimanfaatkan dari populasi Muslim yang besar di negara ini.

Menurutnya, saat ini manusia hidup di era gaya hidup yang tentunya berputar sangat cepat. Perkembangan itu juga memaksa beberapa negara, salah satunya Arab Saudi, untuk membuka diri dengan massifnya perkembangan industri fesyen global.

"Kenapa sekarang semua negara semakin membuka diri dan melakukan modernisasi? Salah satu alasannya adalah generasi muda, terutama milenial. Generasi muda di seluruh dunia menuntut teknologi, lifestyle terkini merangkul teknologi," terang Jokowi ketika membuka Muslim Fashion Festival (Muffest) 2018 di Jakarta, Kamis (19/4/2018).

Dengan dinamisnya perkembangan industri ini, dia menilai industri kreatif termasuk fesyen memiliki masa depan yang luar biasa cerah. Jokowi menyebutkan ratusan juta orang di Asia, Amerika, Afrika Selatan, Timur Tengah, dan Indonesia memiliki pertumbuhan kelas menengah yang cukup besar sehingga bisa menjadi modal besar bagi perkembangan industri fesyen.

"Setiap kali saya keliling dunia banyak ketemu orang. Mereka selalu mengatakan pada saya bahwa busana Muslim rancangan Indonesia sangat digandrungi. Sekarang bagaimana kita mampu mengembangkan ini sehingga Indonesia bisa jadi pusat busana Muslim dunia," tambahnya.

Di lingkup nasional, Presiden sempat menyinggung start up lokal yakni hijup.com yang mampu menembus pasar global. Dia menilai pendekatan yang digunakan oleh hijup.com sangat baik dan progresif untuk memasarkan fesyen abad 21.

Tag : jokowi, fesyen
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top