Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Penyerapan Tenaga Kerja Pada Kuartal Dua Bakal Lebih Baik

Bank Indonesia memprediksi penyerapan tenaga kerja pada kuartal kedua 2018 akan lebih baik, sebagaimana terjadi pada tahun-tahun sebelumnya.
M. Richard
M. Richard - Bisnis.com 12 April 2018  |  17:29 WIB
Calon tenaga kerja - Ilustrasi
Calon tenaga kerja - Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA -- Bank Indonesia memprediksi penyerapan tenaga kerja pada kuartal kedua 2018 akan lebih baik, sebagaimana terjadi pada tahun-tahun sebelumnya.

"Siklusnya relatif tidak berubah, cuma memang selalu ada perbaikan," kata Direktur Eksekutif Kepala Departemen Statistik Bank Indonesia, Yati Kurniati dalam media briefing di Jakarta, Kamis (12/4/2018).

Dia menjelaskan meningkatnya penyerapan tenaga kerja dikarenakan masyarakat akan mengahadapi bulan puasa dan Lebaran. Adapun, peningkatan penyerapan tenaga kerja, diperkirakan terjadi pada sektor pertanian (penanaman bahan makanan), dan industri pengolahan (tekstil, pupuk kimia dan logam dasar).

Sementara itu, sektor lainnya adalah adalah sektor Industri listrik, gas dan air bersih, serta dan industri jasa keuangan. "Selain itu, ada juga perdagangan dan restoran, semuanya secara cyclical mengalami kenaikan [penyerapan tenaga kerja] pada lebaran dan liburan," imbuhnya.

Adapun, Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) dilakukan oleh Bank Indonesia setiap kuartal. SKDU merupakan survei yang dilakukan tanpa memberikan keterangan khusus mengenai berapa besar potensi penyerapan tenaga kerja yang dimaksud.

Mengutip Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) Bank Indonesia menunjukkan tingkat penggunaan tenaga kerja belum menunjukkan perbaikan yang signifikan, tercermin pada kontraksi SBT jumlah tenaga kerja sedikit menurun dari -0,89% pada triwulan lV/2017 menjadi ~0,88% pada triwulan I/2018.

Sementara itu, kegiatan usaha pada triwulan l/2018 meningkat dibandingkan dengan triwulan sebelumnya. Hal itu tercermin dari Saldo Bersih Tertimbang (SBT) sebesar 8,23% pada triwulan I/2018, meningkat dari 7,40% dari triwulan lV/2017.

Peningkatan kegiatan usaha terutama terjadi pada sektor pertanian, perkebunan, petemakan, kehutanan, dan perikanan (SBT 2,40%), serta industri pengolahan (SBT 2,17%). Perbaikan sektor industri pengolahan juga tercermin pada Prompt Manufacturing Index (PMI)-SKDU yang berada pada fase ekspansi pada triwulan I/2018.

Sejalan dengan peningkatan kegiatan usaha, rata-rata kapasitas produksi terpakai pada triwulan I/2018 juga meningkat dibandingkan dengan triwulan sebelumnya. Tingkat penggunaan kapasitas pruduksi meningkat dari 75,05% pada triwulan IV/2017 menjadi 76,27% pada triwulan l/2018.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank indonesia penyerapan tenaga kerja
Editor : Fajar Sidik
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top