Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Konsep Aerocity Genjot Perekonomian Kawasan Bandara

Pengembangan Aerocity di Kertajati akan memusatkan perekonomian di bandar udara dan penyediaan hunian bagi pekerja di kawasan Jawa Barat.
Gloria Fransisca Katharina Lawi
Gloria Fransisca Katharina Lawi - Bisnis.com 11 April 2018  |  19:06 WIB
Gedung Terminal Bandara Internasional Jawa Barat di Kertajati, Rabu (4/3/2018). Kementerian Perhubungan mengklaim proyek pembangunan sisi darat bandara tersebut sudah mencapai 91,07%. - Bisnis/Rio Sandy Pradana
Gedung Terminal Bandara Internasional Jawa Barat di Kertajati, Rabu (4/3/2018). Kementerian Perhubungan mengklaim proyek pembangunan sisi darat bandara tersebut sudah mencapai 91,07%. - Bisnis/Rio Sandy Pradana

Bisnis.com, JAKARTA -- Pengembangan Aerocity di Kertajati akan memusatkan perekonomian di bandar udara dan penyediaan hunian bagi pekerja di kawasan Jawa Barat.

Dani Indra Bhatara, Vice President ‎Coldwell Banker Commercial mengatakan aerocity atau aerotropolis berprinsip pengembangan kawasan metropolitan yang berlokasi dan memanfaatkan keekonomian dari bandara sebagai pusatnya.

"Di Jakarta pengembangan ini juga sudah ada di dekat Bandara Soekarno Hatta tapi dalam skala yang tidak besar," ungkap Dani kepada Bisnis, Rabu (11/4/2018).

Dia menilai aerocity ini selain berkonsep residential komersial, bisa juga untuk industri dan pergudangan. Dani menjabarkan fungsi aerocity sebagai penunjang bandar udara secara umum adalah penyediaan hunian, hotel, convention, ritel, pergudangan karena adanya pergerakan logistik. Namun, Dani menambahlan, jika pengembangannya skala besar ini bisa jadi sebuah kota tersendiri.

"Itu kalau memang mau skala kota. Tetapi tentunya tergantung tujuan dan skala pengembangan," terang Dani.

Dani menyebut beberapa aerocity juga mengintegrasikan dengan fasilitas tambahan seperti kawasan bisnis seperti perkantoran, hingga kawasan olah raga dan wisata seperti golf, entertainment.

Dia beralasan dengan perluasan konsep tersebut, berimbas pada penambahan jumlah pegawai yang akan membutuhkan hunian. Lalu, kehadiran wisatawan atau tamu membutuhkan hunian serupa hotel. Untuk ritel, otomatis membutuhkan gudang.

"Bisa juga create bisnis baru, misalnya industri ringan, tourism, dan entertainment hingga bisnis hub," papar Dani.

Masih ada pula sejumlah usaha lain yang bisa berkembang di kawasan aerocity ini seperti catering dan fasilitas haji atau umroh. Hal ini mengingat Bandara Kertajati memang bertujuan menampung jumlah haji yang terus meningkat di Jawa Barat.

"Kembali dilihat tujuan pengembangan dan dukungan kawasan juga. Bangkitan pengunjungnya di kelas apa, tujuan penerbangannya apa, fungsi apa saja yang diprovide oleh bandara, transportasi lain yang menunjang, hingga kota-kota di sekitar kawasan bandara," tuturnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kertajati
Editor : M. Rochmad Purboyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top