Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Sebelumnya Diduga Ilegal, Entitas Ini Kini Peroleh Izin

Satuan Tugas Penanganan Dugaan Tindakan Melawan Hukum di Bidang Penghimpunan Dana Masyarakat dan Pengelolaan Investasi (Satgas Waspada Investasi) menyatakan bahwa www.gkinvest.co.id dan Koperasi Simpan Pinjam Makmur Mandiri telah mendapatkan perizinan.
Oktaviano DB Hana
Oktaviano DB Hana - Bisnis.com 10 April 2018  |  11:52 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Satuan Tugas Penanganan Dugaan Tindakan Melawan Hukum di Bidang Penghimpunan Dana Masyarakat dan Pengelolaan Investasi (Satgas Waspada Investasi) menyatakan bahwa www.gkinvest.co.id dan Koperasi Simpan Pinjam Makmur Mandiri telah mendapatkan perizinan.

Pada 7 Maret 2018, satgas yang terbentuk dari gabungan 13 lembaga dan kementerian ini menetapkan keduanya bersama 55 entitas lain yang diduga melakukan kegiatan usaha dan berpotensi merugikan masyarakat.

"Satgas Waspada Investasi menyampaikan bahwa terdapat dua entitas yang telah mendapatkan izin usaha yaitu www.gkinvest.co.id dan Koperasi Simpan Pinjam Makmur Mandiri," kata Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam L Tobing mengatakan, dalam keterangan resmi, Selasa (10/4/2018).

Dia menjelaskan Koperasi Simpan Pinjam Makmur Mandiri telah memperoleh izin persetujuan pembukaan cabang dari Dinas yang membidangi Koperasi dan UKM di 5 kabupaten/kota, yaitu Kota Denpasar, Kabupaten Serdang Bedagai, Kabupaten Samosir, Kabupaten Bengkalis, dan Kabupaten Asahan.

Dalam keterangan resmi sebelumnya, Satgas Waspada Investasi menyebutkan bahwa  ada 14 kantor cabang dari koperasi simpan pinjam ini yang belum berizin. Kendati begitu, tidak dirincikan di mana saja lokasinya.

Sementara itu, www.gkinvest.co.id diidentifikasi oleh satgas sebagai entitas yang menjalankan layanan jasa investasi di bidang futures trading.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

investasi ilegal
Editor : Anggi Oktarinda
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top