Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Biaya Pembangunan 4 Bendungan Masih Dibahas

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat masih membahas besaran biaya pembangunan empat bendungan yang akan dilelang pada akhir bulan ini.
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 28 Maret 2018  |  19:49 WIB
Waduk Jatiluhur. - Bisnis
Waduk Jatiluhur. - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat masih membahas besaran biaya pembangunan empat bendungan yang akan dilelang pada akhir Maret ini.

Kepala Pusat Bendungan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Ni Made Sumiarsih mengatakan bahwa keempat bendungan tersebut, yakni Sadawarna, Randu Gunting, Beringin, dan Jelantah masih dilakukan pengkajian terkait dengan besaran biaya yang diperlukan untuk membangun bendungan-bendungan tersebut.

Sebelumnya, total nilai investasi pembangunan keempat bendungan tersebut diperkirakan mencapai Rp5 triliun.

"Ini belum dilelang masih dibahas besarnya dana yang diperlukan," ujarnya kepada Bisnis, Selasa (27/3/2018).

Pelelangan tersebut baru dapat dilakukan apabila review biaya pembangunan investasi bendungan tersebut telah klir. Sebelumnya pemerintah berencana melakukan lelang pada akhir bulan ini. "Kalau sudah klir baru dilelang ini. Kami belum tahu kapan."

Kendati masih dilakukan pembahasan pendanaan, keempat bendungan tersebut sudah dilakukan sidang teknis dan sidang pleno di Komisi Keamanan Bendungan.

Tahun ini, pemerintah akan melelang sebelas bendungan yakni Sadawarna di Jawa Barat, Randu Gunting di Jawa Barat, Beringin Sila di Nusa Tenggara Barat, Jelantah di Jawa Tengah, Digoel di Papua, Manikin di Nusa Tenggara Timur, Bolango Hulu di Gorontolo, Rukoh di Aceh, Mbay di Nusa Tenggara Timur, Bagong di Jawa Timur, dan Tamblang di Bali.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sumber daya air bendungan
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top