Pabrikan Semen Asia Tenggara Gelar Pertemuan di Bandung

Asosiasi Semen Indonesia (ASI) atas nama Asean Federation of Cement Manufacturers (AFCM) bakal menggelar the 25th AFCM Technical Symposium and Exhibition di Bandung pada 4 April hingga 6 April 2018.
Annisa Sulistyo Rini | 27 Maret 2018 08:50 WIB
Ketua Umum Asosiasi Semen Indonesia (ASI) Widodo Santoso (tengah) bersama Koordinator Ekonomi ASI Troy D Saputro (kiri) dan Koordinator Teknik Produksi Benny Wendry menggelar jumpa pers terkait penyelenggaraan The 25th Asean Federation of Cement Manufacturers (AFCM) Symposium and Exhibition di Jakarta, Senin (26/3/2018). - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA--Asosiasi Semen Indonesia (ASI) atas nama Asean Federation of Cement Manufacturers (AFCM) bakal menggelar the 25th AFCM Technical Symposium and Exhibition di Bandung pada 4 April hingga 6 April 2018.

Pada tahun ini, acara tersebut mengambil tema Green Technology for Cement Industry. AFCM merupakan kumpulan asosiasi produsen semen Asia Tenggara, yang berasal dari Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam.

Acara ini merupakan acara rutin yang diselenggarakan 3 tahun sekali secara bergiliran di negara-negara anggota.

Widodo Santoso, Ketua ASI yang juga menjabat sebagai Presiden AFCM, mengatakan Indonesia telah menjadi tuan rumah simposium ini pada 1996 dan 2006.

"Tahun ini kami memilih Bandung setelah sebelumnya diadakan di Bali dan Jakarta. Ini adalah kesempatan ASI untuk mengenalkan bagian lain dari Indonesia, yaitu Bandung, yang menjadi tempat bersejarah sebagai tempat penyelenggaraan KTT Non Blok pertama," ujarnya dalam Konferensi Pers The 25th AFCM Technical Symposium and Exhibition di Jakarta, Senin (26/3/2018).

Acara ini direncanakan akan dibuka oleh Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto atau Gubernur Jawa Barat apabila menteri berhalangan hadir. Menurut Widodo, simposium ini sangat berarti dalam mengupayakan operasi pabrik semen yang efektif, efisien, dan ramah lingkungan.

Acara ini akan menampilkan 22 presentasi dari ahli persemenan dunia dan lebih dari 50 perusahaan machinary supplier di industri semen Asia dan Eropa. Saat ini telah terdaftar lebih dari 300 orang dari 29 negara.

"Selain sosial function, welcome coctail, dan farewell dinner, panitia juga mempersiapkan tour dan golf bagi peserta untuk melihat keindahan pemandangan dan budaya Jawa Barat," katanya.

ASI berharap simposium kali ini dapat berlangsung sukses dan memberikan manfaat kepada pabrik semen di Asean agar lebih efektif, efisien, sekaligus ramah lingkungan agar tetap bisa bersaing.

Tag : semen
Editor : Ratna Ariyanti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top