Bali Siapkan 40 Objek Wisata untuk Delegasi IMF & World Bank Annual Meeting

Sebanyak 40 objek wisata disiapkan untuk direkomendasikan dikunjungi oleh delegasi IMF dan Bank Dunia Annual Meeting pada Oktober mendatang.
Feri Kristianto | 20 Maret 2018 18:01 WIB
Pura Tanah Lot di Bali - Antara

Bisnis.com, DENPASAR - Sebanyak 40 objek wisata disiapkan untuk direkomendasikan dikunjungi oleh delegasi IMF dan Bank Dunia Annual Meeting pada Oktober mendatang.

Kadis Pariwisata Bali Anak Agung Yuniartha Putra menyatakan seluruh objek wisata tersebut sudah ditangani oleh pemerintah daerah terkait kesiapannya dikunjungi delegasi ajang tahunan ini. Menurutnya, seluruh objek wisata itu tersebar di sembilan kabupaten dan kota seluruh Bali.

“Saya sudah bicara dengan pemerintah kabupaten/kota terkait destinai yang nanti dikunjungi delegasi. Paling tidak destinasi itu disesuaikan dengan Sapta Pesona seperti keamanan, ketertiban, dan kebersihannya,” jelasnya pada Selasa (20/3/2018).

Adapun objek wisata itu seperti Pura Uluwatu dan Pura Taman Ayun di Kabupaten Badung, Pura Besaih di Kabupaten Karangasem, hingga Pura Tanah Lot. Selain itu ada sejumlah museum, taman wisata, dan pantai yang juga direkomendasikan kepada delegasi untuk dikunjungi selama di Bali.

Menurutnya, kondisi objek wisata tersebut pada saat ini sudah layak untuk dikunjungi meskipun masih ada beberapa pekerjaan rumah bagi pengelolanya untuk diperbaiki. Yuniartha mencontohkan masalah infrastruktur hingga kebersihan masih belum sepenuhnya berhasil diselesaikan oleh pengelola.

Khusus kebersihan, masih banyak objek wisata memiliki toilet yang tidak bersih serta banyak berserakan sampah plastik di sekitar kawasannya. Kondisi ini dikhawatirkan jika tidak segera ditangani akan dapat mengurangi citra kawasan bahkan Bali bagi delegasi yang akan berkunjung.

Yuniartha mengaku sudah melakukan koordinasi dengan asosiasi biro perjalanan terkait kondisi ini. Dia mengharapkan dalam waktu dekat pengelola akan meningkatkan fasilitas infrastruktur hingga kebersihan sehingga ketika dikunjungi tidak menimbulkan kesan tidak baik.

“Nanti kami komunikasikan kembali dengan pemerintah kabupaten/kota agar bisa segera diselesaikan. Perhatian terutama terhadap kebersihan sangat penting, karena sekarang ini pengelolaan kebersihan masih belum baik ini pekerjaan bersama yang mendesak diselesaikan,” tuturnya.

Dia mengatakan hingga saat ini pihaknya belum mengetahui objek wisata apa saja yang akan dikunjungi oleh delegasi IMF dan World Bank. Menurutnya, objek mana yang akan dipilih sudah ditangani oleh asosiasi perjalan wisata.

Tag : annual meeting IMF-World Bank, pariwisata bali
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top