Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Deltomed Oprimistis Pasar Produk Herbal Masih Positif

PT Deltomed Labolatories optimistis penjualan obat herbal masih dalam tren positif sepanjang tahun ini.
Andry Winanto
Andry Winanto - Bisnis.com 05 Maret 2018  |  17:58 WIB
Ilustrasi obat herbal - Bisnis.com
Ilustrasi obat herbal - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA – PT Deltomed Labolatories optimistis penjualan obat herbal masih dalam tren positif sepanjang tahun ini.

Chief Marketing Officer PT Deltomed Laboratories Febby Intan Febby mengatakan walaupun belum mencatatkan pertumbuhan yang signifikan, dia yakin kesadaran masyarakat akan gaya hidup sehat dapat mendongkrak performa penjualan.

“Kalau dari portofolio, terutama produk Antangin masih terus tumbuh dari tahun ke tahun. Kami tetap positif, artinya kepercayaan masyarakat terhadap produk herbal masih ada,” ujarnya di Jakarta pada Senin (5/3/2018).

Menurut dia, produk utama yang paling banyak menyokong penjualan adalah Antangin dengan porsi mencapai 80% dari total revenue perusahaan. Adapun, produk Deltomed lainnya yang telah ada di pasaran di antaranya adalah obat batuk dan jamu wanita.

“Tahun lalu juga kami meluncurkan OB Herbal Ziplong yang perkembangannya cukup bagus, walaupun masih kecil untuk total brand salary Deltomed,” imbuhnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Bisnis.com, Deltomed menguasai 30% pangsa pasar obat herbal di Tanah Air yang diperkirakan memiliki nilai sebesar Rp3 triliun.

Sementara itu, guna meningkatkan kapasitas produksi, Deltomed berencana memperluas fasilitas produksi perseroan yang terletak di Wonogiri, Jawa Tengah.

Terbaru, melalui produknya Antangin, pabrikan herbal tersebut turut berpartisipasi dalam ajang balap motor internasional Moto2 dengan mensponsori tim Federal Oil Gresini Moto2 untuk musim balap 2018.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

obat herbal deltomed laboratories
Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top