HRTA Dorong Bisnis Waralaba Toko Perhiasan Emas

PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) mendorong pertumbuhan lini bisnis waralaba toko perhiasan perseroan dengan brand Toko ACC hingga dapat mencapai target 60% dari total 100 toko baru yang akan dibuka pada tahun ini.
Deandra Syarizka | 22 Februari 2018 14:05 WIB
Perhiasan emas. - .Bloomberg/Billy H.C. Kwok

Bisnis.com, JAKARTA— PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) mendorong pertumbuhan lini bisnis waralaba toko perhiasan perseroan dengan brand Toko ACC hingga dapat mencapai target 60% dari total 100 toko baru yang akan dibuka pada tahun ini.

Direktur Utama HRTA Sandra Sunanto menjelaskan, sejak membuka bisnis waralaba toko perhiasan emas pada Maret 2017 lalu, hingga saat ini baru ada dua toko emas ACC dari hasil waralaba. Pasalnya pihaknya mengaku sangat berhati-hati menyeleksi calon mitranya.

“Kalau semua [permintaan] diiyakan bisa saja, tetapi saya punya tanggung jawab bahwa kalau dia franchise dengan perusahaan kami harus profitable, jadi memagn agak hati-hati menyeleksi orang,” ujarnya kepada Bisnis.

Pihaknya juga mengaku telah memodifikasi komisi waralaba yang diterapkan, dengan sistem menyesuaikan dengan besar-kecilnya lahan toko calon waralaba tersebut. Dia menjelaskan, dulu komisi waralaba yang diterapkan oleh perseroan adalah sebesar Rp250 juta untuk lima tahun, sedangkan saat ini komisi tersebut dapat ditekan hingga menjadi sekitar Rp100 juta bila luas tokonya hanya berkisar 9 hingga 12 meter persegi.

Selain memilih lokasi toko yang tepat, dia memaparkan calon mitranya harus menyediakan modal minimal Rp2 miliar untuk membuka Toko Emas ACC. Dalam kegiatan operasional, mitranya juga dapat memilih menyerahkan operasional ke HRTA atau terjun langsung dalam bisnisnya.

“Biasanya kalau franchise yang ada owner-nya terjun langsung, growth-nya lebih cepat karena lebih mengerti areanya dan ada kontak personal dengan pelanggan,” ujarnya.

Di lain sisi, HRTA juga melanjutkan kerja samanya dengan Matahari Department Store dengan membuka konter perhiasan emas di sejumlah lokasi toko ritel tersebut pada tahun ini.Pihaknya pun mengaku tengah mengkaji sejumlah opsi lokasi counter barunya yang bekerja sama dengan Matahari Department Store.

“Dengan Matahari Maret ini baru nambah dua konter  lagi. Saya belum bicara lagi dengan mereka ingin buka di mana saja, karena ini tergantung permintaan mereka,” ujarnya.

 Sejak pertama kali membuka konter r perhiasan di Matahari pada Oktober lalu, saat ini HRTA memiliki empat konter Matahari yang tersebar di Bali, Surabaya, Makassar dan Karawaci. Saat ini perseroan juga telah menerima permintaan pembukaan konter di Solo. 

“Karakter pembelinya setiap daerah berbeda-beda, dan spending di counter juga tidak sebesar dengan spending di toko sendiri,” ujarnya.

 Hingga saat ini, menurutnya kontribusi penjualan dari toko ritel saat ini tidak terlalu banyak. Pasalnya kontribusi terbesar masih berasal dari grosir. Pihaknya juga tengah mendorong kontribusi penjualan dari sistem waralaba toko perhiasan emas untuk segmen pasar menengah ke bawah, dengan brand toko emas ACC.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
emas

Editor : Linda Teti Silitonga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top