Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

227 Kapal Cantrang di Rembang Didaftarkan Melaut Kembali

Sebanyak 131 pemilik kapal cantrang di Rembang, Jawa Tengah, mendaftarkan 227 kapalnya untuk melaut kembali.
Sri Mas Sari
Sri Mas Sari - Bisnis.com 14 Februari 2018  |  09:29 WIB
Kementerian Kelautan dan Perikanan melarang nelayan menggunakan cantrang. - kkp.go.id
Kementerian Kelautan dan Perikanan melarang nelayan menggunakan cantrang. - kkp.go.id

Bisnis.com, REMBANG -- Sebanyak 131 pemilik kapal cantrang di Rembang, Jawa Tengah, mendaftarkan 227 kapalnya untuk melaut kembali.

Dirjen Perikanan Tangkap Sjarief Widjaja mengatakan KKP sedang melakukan pendataan terhadap dokumen kapal-kapal itu, a.l. meliputi gross akta, pass besar, dan nomor pokok wajib pajak (NPWP).

Petugas juga melakukan wawancara dengan pemilik kapal a.l. soal kepemilikan kapal, modal pembelian kapal dan modal kerja, tanggungan perbankan, dan operasi melaut.

Kapal-kapal cantrang di Kota Garam umumnya dibeli secara patungan yang melibatkan sekitar 6 peserta. Ada pula pemindahtanganan kapal tanpa akta jual beli karena saling percaya satu sama lain.

Dari 227 kapal, Kementerian Kelautan dan Perikanan telah melakukan cek fisik terhadap 79 kapal.

"Mereka yang mengaku tadinya [ukuran kapal] 29 GT, setelah diukur ulang 40-50 GT," kata Sjarief di Pelabuhan Perikanan Pantai Tasikagung, Rembang, Rabu (14/2/2018).

Sebanyak 13 kapal yang telah dicek fisik dinyatakan memenuhi syarat untuk melaut kembali. Pemilik kapal diminta membayar penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dan memasang vessel monitoring system (VMS).

Total kapal cantrang di Rembang yang dicatat KKP 262 kapal.

"Sisanya kami tunggu. Berdasarkan pengalaman di Tegal sebelumnya, 227 kapal ini tampaknya akan selesai dalam 3 hari," kata Sjarief.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Cantrang
Editor : Bunga Citra Arum Nursyifani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top