STRATEGI PERITEL: Alasan MAP Tidak Ekspansi Format Department Store

PT Mitra Adiperkasa Tbk., mengungkapkan format department store tidak menjadi fokus pilihannya dalam melakukan ekspansi.
Agne Yasa
Agne Yasa - Bisnis.com 05 Februari 2018  |  23:57 WIB
STRATEGI PERITEL: Alasan MAP Tidak Ekspansi Format Department Store
. - .

Bisnis.com, JAKARTA -- PT Mitra Adiperkasa Tbk., mengungkapkan format department store tidak menjadi fokus pilihannya dalam melakukan ekspansi.

Fetty Kwartati, Director Investor Relations & Corporate Communication PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAP) mengatakan untuk department store, perusahaan telah mempunyai banyak format department store, dimana salah satu strategi restrukturisasi pada tahun lalu juga menutup department store Debenhams dan Lotus.

“Yang ada  Sogo, Seibu, dan Galeries Lafayette. Ini yang akan kami maintain tapi untuk ekspansi saat ini tidak diarahkan ke department store,” ujarnya kepada Bisnis, Senin (5/2/2018).

Dia menambahkan Tahun ini, perusahaan ritel multiformat ini lebih fokus mengembangkan toko dengan format speciality store dan food & beverages.

“Secara menyeluruh kami punya startegi yang memang fokus utamanya memang ke speciality store dan F&B. Sambil kami juga terus menguatkan department store, kinerjanya karena memang secara tren, department store, tidak se-strong dulu ya,” jelasnya.

Dia mengatakan terdapat beberapa pendapat mengenai department store ini, Fetty mengatakan ada yang menganggap ada pergeseran ke specialiy store, online atau bahkan menahan belanja.

Untuk itu, kata Fetty, pihaknya terus mengupayakan agar department store dapat meningkatkan kinerjanya dengan strategi-startegi yang baru, misalnya memasukan speciality store ke department store.

“Jadi buka F&B di dalam department store, itu salah satu strategi mengoptimalkan bisnis format yang ada. Itu yang akan dilakukan,” katanya.

Dia mengatakan dibandingkan ahrus membuka department store yang baru atau menambah brand baru, perusahaan lebih fokus untuk menguatkan kehadiran department store yang ada dengan mengoptimalkan bisnis-bisnis format yang lain.

“Sehingga secara overall, bisnis MAP akan meningkat atau berkembang,” katanya.

Strategi ini misalnya telah diterapkan di Galeries Lafayette di Pacific Place dimana di dalamnya sudah ada tambahan food & beverage seperti Starbucks, Genki Sushi, lalu ditambah restoran lain.

“Lewat F&B ini kita harapkan orang bisa tetap datang dengan makan dan minum sambil lihat-lihat dan itu terbukti efektif sejak masuknya format F&B ke Galeries Lafayette, itu kami lihat trafiknya meningkat kemudian dari sisi sales-nya juga membaik,” jelasnya.

Dia menambahkan setiap periode memiliki strategi ekspansi yang berbeda-beda, dimana ada satu era yang memang memiliki fokus department store. Beberapa tahun yang lalu, PT Mitra Adiperkasa Tbk., dapat membuka 3-4 department store dalam satu tahun.

“Kali ini fokus ekspansi ada di speciality store, terutama untuk toko sport dan fast fashion retailing serta F&B, khususnya di Starbucks,” ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
mitra adiperkasa

Editor : Linda Teti Silitonga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top