Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Perusahaan Ini Bidik Jualan Panel Surya Hingga 5 MWP

PT ATW Sejahtera, pengembang panel surya di atap atau rooftop, menargetkan penjualan panel surya dengan kapasitas hingga 5 megawatt peak (MWP) pada 2018 dengan menyasar perusahaan industri manufaktur dan properti.
Gemal AN Panggabean
Gemal AN Panggabean - Bisnis.com 28 November 2017  |  10:43 WIB
Pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) - Antara
Pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) - Antara

Bisnis.com, JAKARTA — PT ATW Sejahtera, pengembang panel surya di atap atau rooftop, menargetkan penjualan panel surya dengan kapasitas hingga 5 megawatt peak (MWP) pada 2018 dengan menyasar perusahaan industri manufaktur dan properti.

Presiden Direktur ATW Sejahtera Paulus Adi Wahono mengatakan bahwa harga panel surya perusahaan itu mencapai US$1 juta per MWP. Artinya, dengan target penjualan hingga 5 MWP, perusahaan akan meraih nilai penjualan US$5 juta.

"Kami [ATW] menargetkan penjualan 5 MWP. Kami tengah menjajal kerja sama dengan beberapa perusahaan manufaktur dan properti," katanya dalam konferensi pers, Senin (27/11).

Dia mengungkapkan bahwa porsi penjualan panel surya untuk segmen properti dan industri tidak jauh berbeda, yaitu 50:50. Menurutnya, mereka akan menyasar beberapa perusahaan besar, seperti PT Unilever Indonesia Tbk., PT Coca Cola Indonesia, dan perusahaan lainnya.

Untuk segmen properti, perusahaan tersebut menyasar properti residensial. ATW mempromosikan penjualan panel surya dengan mengkampanyekan pemakaian panel surya yang dipasang di atap sebagai gaya hidup.

"Kita menggandeng aktor Nicholas Saputra sebagai brand ambassador [duta merek] untuk mengkampanyekan hal itu."

Paulus Wahono menjelaskan, masih banyak konsumen yang belum sadar tentang pemakaian panel surya. Padahal, lanjutnya, pemakaian panel surya lebih hemat dan ramah lingkungan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

plts
Editor : Sepudin Zuhri

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top