Sekolah Kejuruan Dukung Perkembangan Kawasan Industri

Keberadaan sekolah vokasi menjadi faktor penting bagi kawasan industri.
Annisa Sulistyo Rini | 28 November 2017 19:58 WIB
Sejumlah guru mengikuti Uji Kompetensi Guru (UKG) 2015 di SMK Negeri 1 Serang, Banten, Selasa (10/11). - Antara

Bisnis.com, BEKASI—Keberadaan sekolah vokasi menjadi faktor penting bagi kawasan industri.

Ketua Himpunan Kawasan Industri (HKI) Sanny Iskandar mengatakan saat ini industri harus didukung dengan adanya tenaga kerja terdidik.

"Keberadaan SMK paling tepat di dekat kawasan industri. Kalau siswa mau magang lebih mudah dan ketika sudah lulus bisa ditampung industri," ujarnya di Cikarang, Selasa (28/11/2017).

Sanny mencontohkan kawasan industri Greenland International Industrial Center di kawasan Deltamas, Cikarang sebagai salah satu kawasan industri yang didukung oleh SMK. Di kawasan ini berdiri SMK Ananda Mitra Industri Deltamas.

Menurutnya, dengan adanya sekolah kejuruan di dekat kawasan industri juga akan menambah daya tarik bagi investor untuk masuk ke kawasan tersebut. 

Ronny Hermawan, Ketua Yayasan Pancaran Tridharma, pemilik SMK Ananda Mitra Industri Deltamas, menuturkan yayasan baru mendirikan SMK di dekat kawasan industri saat ini. 

"SMK Ananda Mitra Industri Deltamas baru mulai tahun ajaran baru pada Juni 2018. Kami di sini menyiapkan tenaga kerja yang bisa disalurkan ke industri," katanya. 

Salah satu perusahaan yang bekerja sama dengan SMK Ananda adalah pabrikan produk dapur dan kamar mandi Kohler Co. Perusahaan asal Amerika Serikat ini membantu mengembangkan kurikulum khusus tentang keramik. 

Kohler Co. baru saja memulai pembangunan pabrik manufaktur berbahan kaca keramik di Indonesia. Pabrik dengan nilai investasi US$100 juta ini ditargetkan mulai beroperasi pada akhir 2019.

"Diharapkan saat pabrik selesai, kami siap menyalurkan tenaga kerja," ujar Ronny. 

SMK Ananda Mitra Industri Deltamas juga memiliki jurusan lain selain keramik, yaitu mesin, otomotif, dan akuntansi. Seluruh jurusan dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja industri, terutama yang ada di kawasan Deltamas. 

"Target siswa kami pada tahun depan sekitar 300 siswa," ujar Ronny. 

 

Tag : vokasi
Editor : Ratna Ariyanti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top