Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tarif Tanjung Perak Diklaim Lebih Kompetitif Dibandingkan Singapura

Pelindo III mengklaim kini memiliki tarif pelayanan jasa kapal dan barang yang lebih kompetitif di Pelabuhan Tanjung Perak dibandingkan dengan Singapura.
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 06 November 2017  |  23:24 WIB
Aktivitas bongkar muat kontainer menggunakan container crane baru nomor 14 di dermaga internasional PT Terminal Petikemas Surabaya, Jawa Timur. - Antara/Didik Suhartono
Aktivitas bongkar muat kontainer menggunakan container crane baru nomor 14 di dermaga internasional PT Terminal Petikemas Surabaya, Jawa Timur. - Antara/Didik Suhartono

Bisnis.com, SURABAYA - PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III mengklaim kini memiliki tarif pelayanan jasa kapal dan barang yang lebih kompetitif di Pelabuhan Tanjung Perak dibandingkan dengan Singapura.

CEO Pelindo III IGN Askhara Danadiputra yang biasa dipanggil Ari, mengatakan total biaya secara keseluruhan pelabuhan mulai biaya jasa kapal, penanganan petikemas atau Container Handling Charge (CHC) di Tanjung Perak Surabaya kini lebih rendah 57% dari pelabuhan di Singapura.

"Dengan selisih tarif tersebut diharapkan bisa menjadi keuntungan tersendiri bagi Pelabuhan Tanjung Perak untuk memperoleh pangsa pasar yang lebih luas dalam penanganan jasa kepelabuhanan,” ujarnya melalui siaran pers pada Senin (6/11/2017).

Dia memaparkan kompetitifnya biaya ini bisa dilihat dari kapal petikemas dengan muatan 1.930 boks dan dengan kinerja box ship per hours (BSH) sebesar 50 boks per jam, maka pengguna jasa dikenakan total biaya oleh Pelabuhan Tanjung Perak sebesar Rp2,61 miliaran.

"Sedangkan di Pelabuhan Singapura, maka pengguna jasa dikenakan total biaya sebesar Rp3,6 miliaran," kata Ari.

Meski begitu, lanjutnya, Pelabuhan Tanjung Perak masih perlu ditingkatkan dan diperbaiki agar mampu bersaing dengan pelabuhan-pelabuhan besar lainnya seperti penataan alih muat (transhipment) atau proses bongkar muat peti kemas dari kapal ke area penumpukan, hingga waktu tunggu kapal.

"Dukungan dari pemerintah juga diharapkan agar terus biaya operasional pelabuhan secara keseluruhan dapat ditekan," tuturnya.

Corporate Secretary Pelindo III Faruq Hidayat menambahkan perseroan juga melakukan peningkatan proses bisnis dan teknologi informasi yakni centralized procurement yang bisa menurunkan biaya operasi hingga 30%.

“Kami akan terus cari formulasi yang tepat untuk meningkatkan daya saing dengan senantiasa memberikan tarif yang kompetitif dan memperbaiki model bisnis, standar operasional prosedur, waktu tunggu pemanduan, dan penundaan kapal sehingga pengguna jasa mempercayai pelayanan kami,” ujarnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tanjung perak
Editor : M. Syahran W. Lubis

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top