Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bos IMF Puji Menteri Sri Mulyani

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mendapatkan pujian dari Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional Christine Lagarde dalam upaya perlawanan penghindaran pajak.
Kurniawan A. Wicaksono
Kurniawan A. Wicaksono - Bisnis.com 13 Oktober 2017  |  10:08 WIB
Rapat Tahunan Dana Moneter Internasional (IMF)-Bank Dunia 2017 di IMF Headquarters 1, Kamis (12/10/2017) - Bisnis Indonesia/Kurniawan A Wicaksoo
Rapat Tahunan Dana Moneter Internasional (IMF)-Bank Dunia 2017 di IMF Headquarters 1, Kamis (12/10/2017) - Bisnis Indonesia/Kurniawan A Wicaksoo

Bisnis.com, WASHINGTON – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mendapat  pujian dari Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional Christine Lagarde dalam upaya perlawanan penghindaran pajak.

Hal ini terjadi dalam gelaran debat terbuka dalam rangkaian Rapat Tahunan Dana Moneter Internasional (IMF)-Bank Dunia 2017 di IMF Headquarters 1, Kamis (12/10/2017) waktu setempat.

Christine menyampaikan pujiannya di sela-sela penjelasan Sri Mulyani terkait perkembangan kebijakan fiskal di Indonesia.

“Bolehkah saya mengatakan sesuatu? Karena Sri Mulyani tidak akan mengatakan ini. Dia melawan penghindaran pajak dan korupsi. Itu sangat sulit dan sangat berani,” ujar Christine sembari mengakhirnya dengan tepuk tangan.

Dalam rangkaian rapat tahunan yang didukung oleh Bisnis Indonesia sebagai media partner tersebut, Sri Mulyani menekankan pentingnya reformasi perpajakan dalam konteks Indonesia maupun global. Dalam konteks global seharusnya reformasi pajak tidak seharusnya dilakukan hanya untuk menarik investasi.

“Dalam G20, kami berupaya menghindari itu sehingga semua negara berlomba-lomba untuk menurunkan tarifnya,” kata Sri Mulyani.

Pasalnya, jika hal ini dilakukan, fenomena penghindaran pajak dengan membawa dana ke negara yang memiliki tarif rendah akan terus terjadi. Reformasi pajak, sambungnya, harus diletakkan sesuai dengan kebutuhan masing-masing negara, terutama dari sisi kebutuhan volume fiskal.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sri mulyani
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top