Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

IHPS Semester I/2017: BPK Menemukan Permasalahan Senilai Rp27,39 Triliun

Bisnis.com, JAKARTA--Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan permasalahan senilai Rp27,39 triliun dalam pemeriksaan selama semester I/2017.
Achmad Aris
Achmad Aris - Bisnis.com 03 Oktober 2017  |  11:36 WIB
Ketua BPK Moermahadi Soerja Djanegara
Ketua BPK Moermahadi Soerja Djanegara

Bisnis.com, JAKARTA--Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan permasalahan senilai Rp27,39 triliun dalam pemeriksaan selama semester I/2017.

Permasalahan tersebut meliputi kelemahan sistem pengendalian intern (SPI), ketidakpatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan senilai Rp25,14 triliun, serta permasalahan ketidakhematan, ketidakefisienan, dan ketidakefektivan senilai Rp2,25 triliun.

Dalam penyerahan Ikhstisar Hasil Pemeriksaan Semester (IHPS) I/2017 kepada DPR, Selasa (3/10/2017), Ketua BPK Moermahadi Soerja Djanegara mengatakan permasalahan ketidakpatuhan mengakibatkan kerugian senilai Rp1,81 triliun, potensi kerugian senilai Rp4,89 triliun, serta kekurangan penerimaan senilai Rp18,44 triliun.

"Pada saat pemeriksaan, entitas yang diperiksa telah menindaklanjuti dengan menyerahkan aset atau menyetor ke kas negara/daerah Rp509,61 miliar," katanya melalui rilis resmi yang diterima Bisnis.com, Selasa (3/10/2017).

IHPS I/2017, jelasnya, merupakan ringkasan dari 687 Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) yang terdiri atas 645 LHP keuangna, 9 LHP kinerja, dan 33 LHP dengan tujuan tertentu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

audit bpk
Editor : Achmad Aris
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top