MUDIK LEBARAN 2017: Ini Keluhan Ketua YLKI Tulus Abadi, Antrian Toilet Disorot

Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi mengatakan antrean toilet di tempat beristirahat atau "rest area", terutama tempat-tempat favorit, menjadi salah satu penyebab kemacetan di jalan tol.
Martin Sihombing | 21 Juni 2017 12:31 WIB
Kendaraan melintasi jalan tol fungsional Brebes-Batang di Batang, Jawa Tengah, Selasa (20/6). - Antara/Akbar Nugroho Gumay

Bisnis.com, JAKARTA -  Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi mengatakan antrean toilet di tempat beristirahat atau "rest area", terutama tempat-tempat favorit, menjadi salah satu penyebab kemacetan di jalan tol.

"Hal itu saya lihat tidak terlalu disoroti oleh pemerintah. Salah satu penyebab kemacetan di sekitar tempat istirahat adalah antrean toilet yang cukup panjang," kata Tulus dihubungi di Jakarta, Rabu (21/6/2017).

Menurut Tulus, semakin panjang antrean toilet, membuat pemudik semakin lama berada di tempat beristirahat. Semakin lama pemudik berada di tempat beristirahat, maka jumlah kendaraan yang menumpuk akan semakin banyak.

Hal itu diperparah dengan tidak ada upaya rekayasa lalu lintas di sekitar tempat beristirahat sehingga akhirnya kendaraan menumpuk di titik tertentu.

"Padahal, pada dasarnya pemudik tidak ingin berlama-lama di tempat beristirahat karena ingin segera sampai ke tempat tujuannya mudik," tuturnya.

Karena itu, Tulus mendesak operator jalan tol untuk menyediakan toilet portabel dengan ketersediaan air yang cukup untuk mengantisipasi antrean panjang di toilet tempat beristirahat.

Ketersediaan toilet yang memadai dengan air yang cukup di tempat beristirahat juga merupakan salah satu hal yang selama ini sering diadukan ke YLKI pada saat mudik Lebaran.

"Terutama toilet perempuan yang perlu diperbanyak karena biasanya kaum perempuan cukup lama saat menggunakan toilet," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
mudik lebaran

Sumber : ANTARA

Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top