Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dimuali 1997 dan Mangkrak, Jokowi Bereskan Tol Bocimi

Presiden Joko Widodo menyebut pembangunan proyek jalan tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) sebenarnya sudah dimulai sejak 1997.
Rio Sandy Pradana
Rio Sandy Pradana - Bisnis.com 21 Juni 2017  |  19:25 WIB
Dimuali 1997 dan Mangkrak, Jokowi Bereskan Tol Bocimi
Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi Menteri PUPR Basoeki Hadimoeljono (kanan), Dirut PT Trans Jabar Tol Muhammad Sadeli (kiri) meninjau pembangunan tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) Seksi I, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (21/6). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo menyebut pembangunan proyek jalan tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) sebenarnya sudah dimulai sejak 1997.

Kepala Negara mengatakan Tol Bocimi dikerjakan dalam 4 seksi dengan total panjang 54 kilometer. Pembagian seksinya yakni, Ciawi-Cigombong (15,35 Km), Cigombong-Cicadas (11,9 Km), dan Sukabumi Barat-sebelah timur Kota Sukabumi (13 Km).

"[Tol Bocimi] ini sudah 1997 dimulai, yang paling penting kita ngecek lapangan, tidak ada masalah. Dah gitu aja," kata Jokowi saat mengunjungi langsung proyek tersebut, Rabu (21/6/2017).

Dia mengaku selalu menanyakan kepada manajer yang ada di lapangan. Selama ini jawabannya selalu tidak ada, berarti  sesuai dengan perkembangan yang ada.

Jokowi menuturkan proyek Tol Bocimi sempat mangkrak bertahun-tahun dikarenakan terkendala pembebasan lahan selain ada beberapa masalah lain. Kendati demikian, Presiden tidak menyebutkan secara rinci masalah tersebut.

Jokowi saat itu meninjau proyek menggunakan kemeja warna putih polos dengan mengenakan helm untuk pelindung kepala. Turut mendampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Tol Bocimi
Editor : Martin Sihombing

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top