Kerja Sama IKT-JZK-Maspion Percepat Jalur Distribusi Jakarta-Gresik

Maspion melakukan langkah strategis dengan sejumlah pihak untuk menekan biaya logistik hingga 30%.
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 09 Juni 2017  |  20:02 WIB
Kerja Sama IKT-JZK-Maspion Percepat Jalur Distribusi Jakarta-Gresik
Bos Maspion Alim Markus - gbgindonesia.com

Bisnis.com, SURABAYA - PT Indonesia Kendaraan Terminal (IKT) yang merupakan anak usaha Pelindo II, PT Jagad Zamrud Khatulistiwa (JZK), dan MKO Maspion Terminal Kendaraan Indonesia (MTKI) menjalin kerja sama percepatan jalur distribusi barang via kapal laut dari Jakarta - Gresik - Jakarta yang diyakini mampu menekan biaya logistik hingga 30%.

Direktur Utama IKT, Chiefy Adi K., mengatakan jalur distribusi kapal laut dari dan ke Jakarta - Gresik atau Jawa Timur umumnya sangat potensial mengingat biaya logistik di jalur darat cukup tinggi dan berisiko bagi pemilik barang, selain itu Gresik juga menjadi hub Cargo tujuan Bali dan Nusa Tenggara.

“Jalur darat tentu akan cepat merusak jalan, sehingga harus ada biaya infrastruktur dari pemerintah, lalu ada kemacetan, ada biaya perawatan truk berkala, dan risiko-risiko kerusakan barang. Kalau jalur laut ini akan menekan cost yang besar sehingga menguntungkan semua pihak,” jelasnya seusai penandatangan kerja sama IKT-JZK-MKO MTKI pada Kamis malam (8/6/2017).

Dia mencontohkan barang atau produk Maspion yang akan dikirim ke Jakarta bisa langsung melalui pelayanan yang disiapkan MKO MTKI di pelabuhan Maspion Industrial Estate Gresik menuju pelabuhan di Jakarta, saat kapal kembali ke Gresik juga akan mengangkut barang dari Jakarta yang akan dikirim ke Jawa Timur.

“Bukan hanya soal risiko di darat, tapi juga efisiensi waktu, di mana di darat setidaknya perlu waktu 28 jam, sedangkan kapal laut hanya 20 jam, kemudian ada distribusi dari dua arah yang selalu terisi pulang dan perginya,” ujarnya.

Adapun dalam kerja sama tersebut, PT JZK akan menyiapkan dua unit kapal ro-ro MV. Sawitri dan MV Prayesti yang akan beroperasi dari Jakarta-Gresik, dan sebaliknya sebanyak 40 call per bulan dengan membawa truk tanpa sopir.

Dua unit kapal ro-ro tersebut dapat mengangkut kendaraan cargo berbagai jenis sepeti container on chassis 20 F, container on chassis 40 F, truck wing box (9,5 M), truck tronton (7 M), truck engkel (5,5 6 M) dan head truck (container on chassis), serta kendaraan/CBU.

Komisaris JZK, Oentoro Suryo, menambahkan rencananya kapal ro-ro Sawitri yang disiapkan JZK tersebut akan mulai beroperasi perdana pada 16 Juni 2017 dari terminal domestik PT IKT.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pelindo ii, bank maspion

Editor : M. Syahran W. Lubis
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top