Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pemerintah Masih Cari Pembeli Gas Masela

Pemerintah mencari pembeli gas yang akan dihasilkan Lapangan Abadi, Blok Masela agar tahapan pra pendefinisian desain atau pre front end engineering design (pre-FEED) bisa dilakukan.
Duwi Setiya Ariyanti
Duwi Setiya Ariyanti - Bisnis.com 05 Juni 2017  |  13:40 WIB

Bisnis.com, JAKARTA--Pemerintah mencari pembeli gas yang akan dihasilkan Lapangan Abadi, Blok Masela agar tahapan pra pendefinisian desain atau pre front end engineering design (pre-FEED) bisa dilakukan.

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar mengatakan pihaknya akan mulai mencari pembeli gas Masela ketika Inpex sebagai operator Blok Masela memulai pre-FEED.

Adapun, Kementerian ESDM dan Kementerian Perindustrian akan mencari pembeli gasnya.

"Yang mencari kita. Kita arrange dengan Kementerian Perindustrian," ujarnya di Jakarta, Senin (5/6/2017).

Pascakunjungan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan ke Jepang, pada 16 Mei, telah disepakati bahwa pre-FEED dilakukan dengan satu opsi kapasitas produksi dan satu pulau.

Adapun, pada surat perintah disebutkan bahwa kapasitas kilang LNG ditetapkan 9,5 juta ton per tahun (million ton per annum/MTPA) dan produksi gas pipa sebesar 150 juta kaki kubik per hari (million standard cubic feet per day/MMscfd).

Kendati demikian, dia menilai melalui kajian pasar masih terdapat dua peluang keterserapan gas pipa yakni antara 150 MMscfd dan 474MMscfd.

Terlepas dari itu, dia menyebut komitmen para pembeli harus langsung diikat melalui perjanjian jual beli gas agar terdapat kepastian pembeli.

"Bukan sekadar head of agreement. Kalau head of agreement, bisa berubah," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gas industri blok masela
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top