Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tingkat Kemantapan Jalan Nasional 90%

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menyatakan kondisi total jalan nasional secara umum mantap mencapai 90%.
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 01 Juni 2017  |  04:10 WIB
Tingkat Kemantapan Jalan Nasional 90%
Petugas mengoperasikan alat berat saat pengaspalan di Jalur Pantura kawasan Gemuh, Kendal, Jawa Tengah, Minggu (28/5/2017). - Antara/Hafidz Mubarak

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menyatakan kondisi total jalan nasional secara umum mantap mencapai 90%.

Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Arie Setiadi Moerwanto mengatakan saat ini kondisi jalan nasional yang ada di Indonesia sepanjang 47.000 kilometer.

"Kondisi mantap 90% menurun dibanding dengan kondisi jalan nasional sebelum 2015 yang kemantapannya 92%-93%," ujarnya, Rabu (31/5/2017).

Hal itu karena sejak 2015 ada tambahan jalan nasional sekitar 9.000 kilometer yang kondisinya pada sejumlah titik masih kurang bagus.

"Kondisi mantap ini sudah termasuk jalan alternatif, baik itu jalan provinsi maupun kabupaten kota," katanya.

Kendati demikian, pihaknya menjamin kondisi jalan yang nantinya akan dilalui oleh pemudik telah dilakukan sapu lubang dan jamin tanpa lubang.

Dia mengimbau para pemudik yang menemukan lubang di jalur mudik dapat memfoto dan melaporkannya melalui aplikasi Jalan Kita (Jaki) agar segera dapat ditangani.

"Jika ada lubang, silahkan foto dan laporkan via aplikasi Jaki. Kami segera perbaiki dan update langsung kita laporkan," ucap Arie.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jalan
Editor : M. Syahran W. Lubis

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top