Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

2016, Sampoerna Pertahankan Jawara di Pasar IHT Nasional

Selama tahun fiskal 2016, PT HM Sampoerna Tbk. mengklaim dapat mempertahankan posisi kepemimpinannya di pasar industri hasil tembakau atau IHT di Indonesia dengan pangsa 33,4% dan volume penjualan 105,5 miliar batang.
Yusuf Waluyo Jati
Yusuf Waluyo Jati - Bisnis.com 11 Mei 2017  |  21:30 WIB
Pekerja PT HM Sampoerna Tbk melakukan aktivitas di pabrik sigaret kretek tangan (SKT) Sampoerna di Surabaya, Kamis (19/5/2016). - Antara
Pekerja PT HM Sampoerna Tbk melakukan aktivitas di pabrik sigaret kretek tangan (SKT) Sampoerna di Surabaya, Kamis (19/5/2016). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Selama tahun fiskal 2016, PT HM Sampoerna Tbk. mengklaim dapat mempertahankan posisi kepemimpinannya di pasar industri hasil tembakau atau IHT di Indonesia dengan pangsa 33,4% dan volume penjualan 105,5 miliar batang.

Emiten berkode HMSP ini juga terus menghasilkan pertumbuhan yang positif dengan pendapatan bersih sebesar Rp95,5 triliun pada 2016 atau naik 7,2% dari Rp89,1 triliun pada 2015.

Presiden Direktur Sampoerna Mindaugas Trumpaitis menjelaskan pihaknya sangat senang dengan kesuksesan Sampoerna yang berkelanjutan karena didorong oleh fundamental keuangan dan portfolio merek yang kuat.

"Selain itu, kontribusi dan peran karyawan kami diakui sangat luar biasa. Sampoerna akan terus berinvestasi di Indonesia dan memberikan hasil bagi para pemegang saham kami,”kata Mindaugas, dalam keterangan yang diterima, Kamis (11/5/2017).

Selain itu, ucapnya, perseroan memperoleh peringkat terbaik dalam penghargaan Best Company Poll 2017 pada ajang Finance Asia Award 2017. Sampoerna menempati posisi teratas dalam tiga kategori berbeda yaitu kategori “Best Managed Company”, “Best in Corporate Governance” dan “Best Tobacco Company at Corporate Social Responsibility in Tobacco Industry”.

Penghargaan tersebut didapatkan oleh produsen yang akan menginjak usia 104 pada tahun ini selama dua tahun berturut-turut. Penyelenggara ajang, Finance Asia, merupakan publikasi terkemuka asal Hong Kong sebagai sumber informasi seputar berita keuangan, investasi, perbankan, ekonomi, dan pasar modal di Asia.

Hasil tersebut didapatkan HMSP setelah polling untuk kedelapan belas kalinya yang dihimpun oleh lebih dari 180 manajer portofolio, investor, dan analis buy-side dari seluruh Asia.

Mindaugas menambahkan pihaknya merasa berbangga atas penerapan tata kelola peusahaan yang baik selama ini dengan memenuhi peraturan perundangan yang berlaku.

Menurutnya hal ini dapat dicapai melalui komunikasi organisasi yang transparan, yang mengikutsertakan semua karyawan dalam menjalankan tanggung jawab dan integritas mereka dalam menjalankan tata kelola yang baik.

Sampoerna, sambungnya, tetap berkomitmen tinggi terkait dengan tanggung jawab untuk mengambil peran dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat tempat Sampoerna beroperasi.

Untuk mewujudkan hal tersebut, tuturnya, Sampoerna memiliki program tanggung jawab sosial perusahaan Sampoerna untuk Indonesia (SUI) yang kerap memenangi penghargaan dalam memperoleh dukungan dari para pemangku kepentingannya.

"Penghargaan dari Finance Asia ini akan semakin mengokohkan Sampoerna sebagai salah satu perusahaan terdepan di Indonesia yang menunjukkan kinerja terbaik, bukan hanya dalam level nasional melainkan juga Asia,” ucap Mindaugas.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hm sampoerna industri hasil tembakau
Editor : Yusuf Waluyo Jati
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top