Kementan Manfaatkan Teknologi Satelit untuk Data Pertanian

Pemerintah memanfaatkan citra satelit landsat milik Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) yang memiliki resolusi spasial tinggi yakni 30x30 m dan temporal 16 hari. Hal ini dilakukan untuk memastikan data pertanian yang diperolehn
Azizah Nur Alfi | 24 Maret 2017 07:32 WIB
Ilustrasi. - .Antara/Ahmad Subaidi

Bisnis.com, JAKARTA- Pemerintah memanfaatkan citra satelit landsat milik Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) yang memiliki resolusi spasial tinggi yakni 30x30 m dan temporal 16 hari. Hal ini dilakukan untuk memastikan data pertanian yang diperoleh.

"Satelit digunakan untuk memantau luasan lahan tanam dan panen padi. Data kemudian dihitung melalui komputer guna minimalisasi personal error. Selain itu, fairness juga dapat divalidasi oleh berbagai pihak melalui ttp://sig.pertanian.go.id," ujar Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementerian Pertanian, Agung Hendriyadi, melalui keterangan resminya, Jumat (24/3/2017).

Selain menggunakan satelit LAPAN, pemerintah juga menggunakan data-data pertanian dan pangan nasional yang selama ini menjadi rujukan Kementan yakni data yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS). Kementan juga mengimplementasikan SMS-Center data luas tanam padi secara harian maupun harga pangan tingkat petani.

"Dengan demikian, kondisi pangan di setiap kecamatan dan kabupaten bisa dimonitor setiap hari untuk keperluan intern. Untuk mengonfirmasi data produksi gabah yang mencerminkan ketersediaan beras, diperlukan parameter lain seperti stok, data penggilingan, harga beras, tingkat konsumsi, serta prediksi pasokan ke depan," imbuhnya.

Tag : pertanian
Editor : Linda Teti Silitonga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top