Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Gedung Putih: Ada Kemajuan Proses Negosiasi Penggantian Obamacare

Juru bicara Gedung Putih Sarah Sanders mengatakan negosiasi penggantian Obamacare membuat kemajuan pada Rabu malam.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 23 Maret 2017  |  15:42 WIB
Gedung Putih di Washington DC, AS - Reuters/Jason Reed
Gedung Putih di Washington DC, AS - Reuters/Jason Reed

Bisnis.com, JAKARTA - Juru bicara Gedung Putih Sarah Sanders mengatakan negosiasi penggantian Obamacare membuat kemajuan pada Rabu malam.

"Kami terus bergerak maju dan menambahkan pendukung baru terus-menerus," katanya, seperti dikutip Reuters, Kamis (23/03/2017).

"Seperti yang telah kita tunjukkan sebelumnya, kami terbuka terhadap perubahan rancangan undang-undang tersebut yang membuatnya lebih baik," lanjutnya.

Tujuan utama dari undang-undang Obamacare yang disahkan pada tahun 2010 lalu adalah untuk mengurangi jumlah warga Amerika yang tidak terlindungi jaminan kesehatan. Dua puluh juta orang memperoleh asuransi di bawah UU ini.

Kantor Anggaran Kongres Nonpartisan memperkirakan 14 juta orang akan kehilangan perlindungan hingga tahun depan jika undang-undang kesehatan baru diberlakukan. Sementara itu, jumlah warga yang terlindungi asuransi juga akan berkurang 24 juta hingga tahun 2026.

Rencana Partai Republik juga akan membatalkan pajak yang dibuat oleh Obamacare,, mencabut pinalti karena tidak membeli perlindungan, memangkas dana untuk program Medicaid bagi masyarakat miskin, dan memodifikasi subsidi yang membantu individu membeli asuransi.

Dalam dua pekan sejak rencana penggantian tersebut digulirkan, saham beberapa operator rumah sakit dan asuransi kesehatan anjlok lebih dari 10%.

Jika RUU kesehatan yang baru disetujui parlemen, Senat dapat melanjutkan ke proses selanjutnya pekan depan.

Para pemimpin partai Republik berharap bahwa jika Senat bertindak cepat, RUU tersebut dapat dikembalikan ke parlemen untuk pemungutan suara final pada pertengahan April, dan memungkinkan Trump untuk menandatanganinya menjadi undang-undang pada 16 April mendatang.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

obamacare
Editor : Bunga Citra Arum Nursyifani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top