Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Data Nonfarm Payrolls Diprediksi Dukung Rencana Kenaikan Fed Rate

Jumlah tenaga kerja Amerika Serikat yang akan dirilis pada akhir pekan ini diprediksi meningkat
Linda Teti Silitonga
Linda Teti Silitonga - Bisnis.com 10 Maret 2017  |  14:08 WIB
Bursa tenaga kerja AS. - .Reuters
Bursa tenaga kerja AS. - .Reuters

Bisnis.com, JAKARTA- Jumlah tenaga kerja Amerika Serikat yang akan dirilis pada akhir pekan ini diprediksi masih di bawah angka Januari 2017.

Namun diharapkan angka nonfarm payrolls AS pada Februari 2017 dapat mendukung Federal Reserve untuk menaikkan suku bunga pada minggu depan, atau menjadi salah satu putusan yang digelar pada 14-15 Maret 2017.

Nonfarm payrolls diprediksi menjadi 190.000 pekerja pada Februari 2017, menurut survei Reuters terhadap sejumlah ekonom.

Pada Januari 2017, tercacat nonfarm payroll di angka 227.000.

Dikemukakan Departemen Tenaga Kerja AS akan mempublikasikan laporan tenaga kerja pada Jumat pk. 08.30 waktu setempat atau pk. 20.20 WIB.

Gubernur Bank Sentral AS Janet Yellen pada pekan lalu telah mengisyaratkan jika bank sentral AS kemungkinan akan menaikkan suku bunga pada pertemuan kebijakan 14-15 Maret.

"Data tenaga kerja Februari tampaknya menjadi rintangan terakhir bagi The Fed untuk menaikkan suku bunga pada bulan Maret," kata Ryan Manis, Ekonom Senior Moody Analytics seperti dikutip Reuters, Jumat (10/3/2017).

 

Non farm payroll AS

 

Bulan

Tenaga kerja

Januari 2017

227.000

Desember 2016

157.000

November 2016

164.000

 

 

Sumber: Bloomberg, 2017

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

data tenaga kerja as
Editor : Linda Teti Silitonga
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top