Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pertamina Gelar Simulasi Kegagalan Teknologi Industri di Tuban

Perusahaan Joint Operating Body Pertamina-Petrochina East Java (JOB PPEJ) bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban melaksanakan kegiatan simulasi terkait Bencana Kegagalan Teknologi Industri pada Selasa (17/1/2017).
Wike Dita Herlinda
Wike Dita Herlinda - Bisnis.com 17 Januari 2017  |  17:22 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Perusahaan Joint Operating Body Pertamina-Petrochina East Java (JOB PPEJ) bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban melaksanakan kegiatan simulasi terkait Bencana Kegagalan Teknologi Industri pada Selasa (17/1/2017).

Simulasi tersebut merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan kegiatan sebelumnya guna meningkatkan kapasitas masyarakat dan pemerintah desa (Pemdes) sekitar perusahaan untuk melakukan antisipasi kegagalan industri.

Selain itu BPBD Tuban juga mengukuhkan Desa Rahayu, Kecamatan Soko, Tuban sebagai Desa Tangguh Bencana Kegagalan Teknologi Industri.

"Simulasi ini sebagai tindak lanjut dari simulasi yang kita selenggarakan antara JOB PPEJ dan BPBD. Sekaligus kita kukuhkan Desa Rahayu sebagai Desa Tangguh Bencana Kegagalan Teknologi Industri," terang Joko Ludiono, sebagai Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Tuban.

Joko Ludiono memaparkan pelaksanaan simulasi tersebut lebih ditekankan pada peningkatan kapasitas warga masyarakat, pemerintah desa (Pemdes), pihak Muspika dan instansi lainnya yang ada di wilayah kecamatan. Sehingga dengan adanya komunikasi yang baik dan kecepatan informasi akan bisa mengurangi dan meminimalisir risiko terjadinya korban.

"Untuk kali ini kami titik beratkan untuk peningkatan kapasitas. Ini sebagai upaya pengurangan resiko bencana bagi masyarakat dan stakeholder supaya tahu bahayanya," sambung Joko.

Dalam simulasi kali ini digambarkan bagaimana proses pelaporan dan juga koordinasi antar instansi jika terjadi bencana kegagalan teknologi industri di JOB PPEJ yang ada di Desa Rahayu, Kecamatan Soko, Tuban.

Setelah ada laporan, pihak BPBD langsung melakukan koordinasi dengan instansi terkait mulai dari pihak desa, Polsek, Koramil, Puskesma untuk melakukan langkah awal melalui saluran komunikasi Handy Talki (HT) radio milik BPBD Tuban.

"Kami juga menghitung kerentanannya dan meningkatkan kapasitas diri. Koordinasi dilakukan dengan menggunakan radio (HT) sebagai sarana komunikasi antar stakeholder dalam penerapan skenario seandainya terjadi bencana yang sesungguhnya," sambungnya.

Dengan adanya kegiatan simulasi yang terus dilakukan ini yang melibatkan semua pihak diharapkan mereka semua punya gambaran harus berbuat apa jika terjadi bencana industri sesuai dengan tugas masing-masing. Dari beberapa kali simulasi yang digelar JOB PPEJ dengan BPBD itu semua pihak mampu menguasai, menghitung durasi waktu dan target penanganannya.

"Sekaligus semulasi ini adalah bentuk pelaksanaan Undang-undang nomor 24 tahun 2007, bahwa penanggulangan bencana adalah tanggung jawab tidak hanya pemerintah, tapi juga masyarakat dan dunia usaha," pungkasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pertamina tuban
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top