Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Gandeng Barata Indonesia, BPPT Produksi Mesinnya Secara Massal

Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) menggandeng PT Barata Indonesia (Persero), untuk memproduksi mesin yang telah diciptakan oleh lembaga tersebut secara masal.
Lili Sunardi
Lili Sunardi - Bisnis.com 16 Desember 2016  |  20:18 WIB

Bisnis.com, JAKARTA—Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) menggandeng PT Barata Indonesia (Persero), untuk memproduksi mesin yang telah diciptakan oleh lembaga tersebut secara masal.

Unggul Priyanto, Kepala BPPT, mengatakan pihaknya telah mengembangkan mesin produksi pasta, seperti mie, makaroni, dan beras buatan dari tepung pangan lokal. Pengembangan teknologi tersebut dilakukan untuk mendukung program diversifikasi pangan karbohidrat yang mulai dicanangkan pada 2010.

“BPPT memberikan perhatian serius kepada persoalan kebutuhan teknologi, dan terus akan melakukan kajian teknologi, untuk mendukung kedaulatan pangan,” katanya melalui keterangan resmi, Jumat (16/12).

Unggul menuturkan selama ini BPPT memang fokus mengembangkan teknologi untuk diversifikasi pangan yang berbasis bahan baku lokal. Diversifikasi pangan menjadi kunci penting dalam penentu keberhasilan ketahanan pangan.

Agar teknologi yang dikembangkan oleh BPPT memiliki dampak yang lebih luas, PT Barata Indonesia (Persero) akan memproduksi mesin hasil desain lembaga tersebut secara masal. Dengan begitu, kapasitas produk yang dihasilkan dari mesin tersebut menjadi lebih besar.

Saat ini, teknologi yang dikembangkan BPPT telah digunakan oleh 28 industri kecil dan menengah di 12 provinsi, dan 22 kabupaten.

PT Barata Indonesia (Persero) sendiri berharap kerja sama dengan BPPT dapat mengimplementasikan teknologi pengolahan pangan lokal, dan memproduksi secara masal, serta mengomersialkan mesin yang didesain oleh BPPT.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bppt PT Barata Indonesia
Editor : Rustam Agus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top