Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Petani Sawit Riau Dilatih Budidaya Ikan Hadapi Replanting

Para petani sawit plasma binaan PT Inti Indosawit Subur (Asian Agri Group) di wilayah Ukuidilatih mengenai teknik budidaya ikan sebagai alternatif sumber pendapatan selama memasuki masa replanting atau peremajaan.
Asep Dadan Muhanda
Asep Dadan Muhanda - Bisnis.com 21 November 2016  |  18:28 WIB
Pelatihan Budidaya Ikan Bagi Petani Sawit - istimewa
Pelatihan Budidaya Ikan Bagi Petani Sawit - istimewa

Bisnis.com, PEKANBARU—Para petani sawit plasma binaan PT Inti Indosawit Subur (Asian Agri Group) di wilayah Ukuidilatih mengenai teknik budidaya ikan sebagai alternatif sumber pendapatan selama memasuki masa replanting  atau peremajaan.

Pelatihan budidaya ikan ternak lele diberikan Himpunan Alumni (HA) IPB yang berada di Pelalawan. Anggota HA IPB Barkah Tri Basuki  selau pemilik usaha Lele Kabut Asap dan Lele Salai  didatangkan untuk memotivasi para petani kelapa sawit agar mampu mencari sumber alternatif selama memasuki masa peremajaan.

Gagasan ini disambut Asian Agri dengan menggelar Pelatihan Usaha Lele bagi warga Desa Silikuan Hulu, 19 November 2016, yang berlangsung di Silikuan Hulu, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan. Ratusan peserta yang mayoritas petani sawit antusias mengikuti pelatihan tersebut. 

Turut hadir Head Sustainability & CSR Asian Agri Welly Pardede, Kadis Perikanan Pelalawan Wahidudin, Kepala Desa Silikuan Hulu Sarlin, Sekjen HA-IPB Pelalawan Ferry Admiral, Ketua Asosiasi Petani Kelapa Sawit Perkebunan Inti Rakyat Kecamatan Ukui Anwar Komara. 

Grup Manager PT Inti Indosawit Subur-Asian Agri Faisal mengatakan pelatihan ini digelar untuk mempersiapkan petani sawit yang mengikuti program replanting.

"Kita ketahui saat ini, petani plasma binaan  Asian Agri sudah memasuki masa replanting. Karena itu petani perlu dibekali kemampuan untuk menciptakan sumber pendapatan alternatif selama 3 tahun, sampai sawit menghasilkan buah," katanya kepada Bisnis.com (21/11).

Adapun Sekjen HA-IPB Pelalawan Ferry Admiral menambahkan, HA IPB – Pelalawan baru terbentuk sejak September 2016, sebagai wadah silaturahmi alumni IPB dan agar bisa memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan di Pelalawan.

Ketua Asosiasi Petani Kelapa Sawit Perkebunan Inti Rakyat Kecamatan Ukui, Anwar Komara mengungkapkan selama masa replanting 3 tahun, petani sawit tidak akan memperoleh pendapatan sehingga perlu dipikirkan sumber penghasilan yang bisa menopang petani.

Sementara itu, Head Sustainability & CSR Asian Agri, Welly Pardede mengatakan, Asian Agri sebelumnya sudah mencoba menciptakan pendapatan alternatif bagi petani Desa Silikuan Hulu melalui program sapi dan kambing bergulir, di mana sejak dijalankan program ini terus berjalan secara berkesinambungan dan semakin banyak warga yang merasakan manfaatnya.

"Saat ini, Asian Agri bekerjasama dengan HA IPB – Pelalawan memberikan Pelatihan Ternak Lele & Penanganan Pasca Panen yang diharapkan dapat ditindaklanjuti dengan pendampingan secara berkelanjutan dan  bisa menciptakan usaha baru bagi petani," paparnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

petani sawit
Editor : Asep Dadan Muhanda
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top