Gubernur Alex Akui Pemprov Sumsel Kurang Sosialisasikan UMP 2017

Pemprov Sumatra Selatan mengakui sosialisasi terkait upah minimum provinsi atau UMP 2017 masih minim sehingga banyak pekerja yang belum mengetahui besaran UMP tahun depan.
Dinda Wulandari | 02 November 2016 18:38 WIB
Alex Noerdin - Antara

Bisnis.com, PALEMBANG – Pemprov Sumatra Selatan mengakui sosialisasi terkait upah minimum provinsi atau UMP 2017 masih minim sehingga banyak pekerja yang belum mengetahui besaran UMP tahun depan.

Gubernur Sumsel Alex Noerdin mengatakan pihaknya masih menghadapi kendala meski besaran UMP sudah ditetapkan.

“Kendala itu masih banyak buruh yang belum tahu. Ini dampak dari kurangnya sosialisasi oleh dinas terkait [Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi],” katanya, Rabu (2/11/2016).

Alex mengemukakan seharusnya SKPD terkait gencar melakukan sosialisasi sehingga penetapan besaran UMP itu menyebar ke seluruh pekerja di Sumsel. “Harusnya ada sosialisasi, karena ini juga pemerintah pusat memberikan teguran kepada kami,” katanya.

Oleh karena itu, kata dia, pihaknya sudah meminta instansi terkait mempercepat sosialisasi besaran UMP sesuai SK yang ditandatangani oleh gubernur.

Dengan adanya SK tersebut, Alex meminta kepada pihak pengusaha untuk dapat memenuhi upah pekerjanya disesuaikan dengan besaran UMP tersebut.

“Kalau masih ada yang nakal, perusahaan yang tak ikuti SK, maka tentu ada sanksi. Karenanya para buruh harus bisa melapor jika menemukan hal itu,” katanya.

Sebelumnya, dalam SK gubernur tersebut, UMP tahun depan ditetapkan senilai Rp2,38 juta atau naik 8,25% dari Rp2,20 juta pada 2016 lalu. Menurutnya, SK penetapan UMP itu merujuk pada ketentuan dari PP No 78/2015.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
ump

Editor : Yusuf Waluyo Jati

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top