Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Lion Group Larang Penumpang Bawa Galaxy Note 7

Bahaya penggunaan ponsel Galaxy Note 7 dalam penerbangan membuat berbagai maskapai penerbangan di Indonesia melarang peenggunaan ponsel tersebut kepada para penumpang pesawat.
MG Noviarizal Fernandez
MG Noviarizal Fernandez - Bisnis.com 22 Oktober 2016  |  12:24 WIB
Samsung Galaxy Note 7 - Samsung.com
Samsung Galaxy Note 7 - Samsung.com

Bisnis.com, JAKARTA - Bahaya penggunaan ponsel Galaxy Note 7 dalam penerbangan membuat berbagai maskapai penerbangan di Indonesia melarang peenggunaan ponsel tersebut kepada para penumpang pesawat.

Terakhir, maskapai Lion Air, Batik Air dan Wings Air menyatakan bahwa mulai 19 Oktober 2016 resmi melarang perangkat Samsung Galaxy Note 7 untuk dibawa ke dalam pesawat, dimasukkan kedalam tas yang dimasukkan ke bagasi dan juga dimasukkan ke cargo.

Dalam keterangan yang diterima Sabtu (22/102016), larangan untuk membawa perangkat Samsung Galaxy Note 7 ke dalam pesawat adalah peningkatan dari larangan yang telah Lion Air Group keluarkan sebelumnya, yaitu larangan untuk mengoperasikan atau menyalakan perangkat Samsung Galaxy Note 7 di dalam pesawat.

Edward Sirait, Presiden Direktur Lion Air Group mengatakan bahwa peningkatan larangan ini dilakukan untuk kenyamanan dan keselamatan penerbangan.

"Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi untuk pengguna Samsung Galaxy Note 7 atas larangan ini, tetapi keselamatan penerbangan adalah prioritas kami", tutup Edward.

Fenomena larangan membawa ponsel jenis ini terjadi menyusul raksasa telepon pintar asal Korea Selatan itu memutuskan untuk menarik semua produk Galazxy Note 7 yang telah diedarkan di pasar karena masalah keamanan.

Pasalnya, diduga pengisian daya listrik pada ponsel tersebut bisa menyebabkan terjadinya ledakan yang tentu saja membahayakan keselamatan penerbangan.

 

 

 

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

samsung galaxy note 7
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top