Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

EKONOMI EROPA: Ekspor Dorong Pertumbuhan Ekonomi Zona Euro

Berdasarkan data yang dipublikasikan oleh kantor statistik Uni Eropa di Luxembourg kemarin, ekspor zona euro melonjak 1,155, terbesar sejak kuartal kedua 2015, sedangkan impor naik 0,4%. Investasi berjalan stagnan sementara konsumsi swasta dan pemerintah melambat.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 07 September 2016  |  00:27 WIB
EKONOMI EROPA: Ekspor Dorong Pertumbuhan Ekonomi Zona Euro
Ilustrasi ekspor dan impor - Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Lonjakan ekspor di zona euro mendorong pertumbuhan ekonomi pada kuartal kedua menyusul pengeluaran domestik yang lambat.

Berdasarkan data yang dipublikasikan oleh kantor statistik Uni Eropa di Luxembourg kemarin, ekspor zona euro melonjak 1,155, terbesar sejak kuartal kedua 2015, sedangkan impor naik 0,4%. Investasi berjalan stagnan sementara konsumsi swasta dan pemerintah melambat.

Produk domestik bruto Eropa meningkat 0,3% dari kuartal sebelumnya dan menguat 1,6% dari periode yang sama tahun lalu. Kedua pertumbuhan ini sejalan dengan estimasi analis sebelumnya.

Seperti dilansir Bloomberg, Bank Sentral Eropa (ECB) telah membangun proyeksi untuk pemulihan lanjutan pada permintaan domestik, dengan meningkatnya jumlah tenaga kerja yang memperkuat konsumsi dan investasi untuk mendapatkan keuntungan dari kondisi pinjaman yang lebih menguntungkan.

Data yang dirilis kemarin menunjukkan bagaimana ketidakpastian politik seperti ancaman Brexit yang melanda perusahaan pada kuartal kedua lalu dapat membahayakan pertumbuhan ekonomi. Dewan ECB berencana mengadakan pertemuan kebijakan pada 8 September, saat rilis perkiraan terbaru PDB dan inflasi.

"Ini bukan tanda bahwa perdagangan memberikan banyak kontribusi pada pertumbuhan. Ini sebenarnya tanda pelemahan," kata Aline Schuiling, ekonom senior ABN Amro Bank NV seperti dikutip Bloomberg, Selasa (6/9/2016)

"Ketidakpastian politik tidak baik untuk iklim investasi. Permintaan domestik yang lemah, sehingga impor lemah,” lanjutnya.

Di lain pihak, konsumsi swasta tercatat meningkat 0,2% dan memberikan kontribusi 0,1% terhadap pertumbuhan. Sementara itu, belanja pemerintah meningkat 0,1%

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ekonomi eropa
Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top