Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

EKONOMI KORSEL: Indeks Harga Konsumen Naik 0,4% Pada Agustus

Menurut data statistik pemerintah Korsel, seperti dilansir Reuters hari ini (Kamis, 1/9/2016), indeks harga konsumen naik 0,4% pada Agustus dibandingkan dengan setahun sebelumnya dan turun dari 0,7% pada Juli.
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 01 September 2016  |  11:42 WIB
EKONOMI KORSEL: Indeks Harga Konsumen Naik 0,4% Pada Agustus
Warga Korsel sedang menyeberang di zebra cross di kawasan bisnis pusat kota Seoul, Korsel (15/12/2015). - Reuters/Kim Hong/Ji

Bisnis.com, JAKARTA – Tingkat inflasi tahunan Korea Selatan berkurang ke level terendah dalam lebih dari setahun pada Agustus menyusul pemangkasan sementara pada tarif listrik.

Menurut data statistik pemerintah Korsel, seperti dilansir Reuters hari ini (Kamis, 1/9/2016), indeks harga konsumen naik 0,4% pada Agustus dibandingkan dengan setahun sebelumnya dan turun dari 0,7% pada Juli.

Kenaikan pada Agustus adalah yang terkecil sejak April tahun lalu. Sementara itu, tingkat inflasi pada Agustus turun 0,1% dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

“Jika hanya melihat tingkat inflasi, bank sentral mungkin terlihat memiliki ruang untuk memangkas suku bunga, namun perlu juga melihat kebijakan negara lainnya sebagai pertimbangan sejalan dengan berlanjutnya lonjakan pada utang rumah tangga,” ujar Kim Yu-kyum, Ekonom LIG Investment & Securities.

Bulan lalu, Korea Selatan mengeluarkan 420 miliar won Korea (US$377 juta) dari anggaran listrik perumahan sepanjang periode Juli hingga September akibat cuaca panas.

Akibatnya, inflasi tahunan untuk listrik, gas, dan air drop 12,6% pada Agustus dari hanya turun 3,9% pada Juli.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Ekonomi Korsel
Editor : Gita Arwana Cakti

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top