Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BANDARA KERTAJATI: Jaringan Utilitas Ditargetkan Tuntas Awal 2017

Pengelola Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka menargetkan jaringan utilitas selesai dibangun pada awal 2017.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 21 Juni 2016  |  17:46 WIB
BANDARA KERTAJATI: Jaringan Utilitas Ditargetkan Tuntas Awal 2017
Ilustrasi - JIBI

Bisnis.com, BANDUNG - Pengelola Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka, menargetkan jaringan utilitas selesai dibangun pada awal 2017.

Direktur Teknik dan Pengembangan PT BIJB Yon Sugiono Kahfi mengatakan pembangunan utilitas dijadwalkan selaras dengan pembangunan fisik utama bandara tersebut.

Menurutnya kesiapan jaringan listrik, air, telekomunikasi sudah mulai dimatangkan saat ini. “Kami integrasikan jadwalnya dengan pengoperasian bandara, semoga awal 2017 bisa selesai,” katanya, Selasa (21/6/2016).

Menurutnya, yang sudah membangun saat ini adalah PLN yang akan menyuplai kebutuhan listrik lewat gardu listrik baru. Kemudian Pertamina tengah membangun fasilitas depo bahan bakar pesawat di sekitar lokasi bandara.

“Terbaru kami bekerja sama dengan PDAM Majalengka terkait suplai airnya. Bandara ini strategis tidak mungkin beroperasi tanpa air,” paparnya.

PDAM Majelengka saat ini sudah mampu menyediakan air bersih dengan kapasitas 150 liter per detik sementara yang terpakai oleh masyarakat baru sekitar 25 liter per detik.

Adapun kebutuhan air untuk bandara ini 60 liter per detik, walaupun tahap awal hanya butuh 30 liter per detik. “Jadi kami melihat PDAM Majalengka sudah siap akan hal ini,” ungkapnya.

Saat ini perkembangan pembangunan Bandara Interasional Kertajati untuk paket satu aksesibilitas ke bandara yang dibangun PT Adhi Karya sudah mencapai 25% dan diperkirakan tuntas lebih cepat dibandingkan dengan paket dua terminal utama yang baru mencapai 5,7%, bangunan penunjang 3%.

“Jika utilitas dan pembangunan selaras, target beroperasi November 2017 kami yakin bisa terealisasi,” katanya.

Yon mengakui pembangunan keseluruhan terminal tidak bisa dipercepat meski fisiknya bisa rampung dalam 18 bulan masa kerja. PT BIJB sendiri berharap bandara ini bisa mengadopsi seluruh regulasi keselamatan penerbangan sipil dengan menginteregasikan ruang ekonomi terpadu. “Perencanaan bandara tidak bisa sepotong-sepotong,” katanya.

Sementara itu, Direktur PDAM Majalengka,Agus Andri Subandri mengatakan pihaknya sudah sangat siap mengalirkan air ke bandara tersebut.

Pasokan dari sungai Cimanuk, menurutnya, tidak terganggu meski wilayah utara kerap terkena kekeringan. “Tahap pertama 60 liter per detik detik, kami yakin malah bisa melampaui itu,” ujarnya.

Saat ini saja letak pipa terdekat menuju Bandara Kertajati itu ada di ujung pemukiman Desa Kertajati dan Desa Bandarjati menurutnya tinggal disambungkan sepanjang 5 kilometer.

Dua ujung pipa ini siap diperpanjang tergantung permintaan pihak bandara dimana titik yang tepat. “Kita tinggal menunggu dari PT BIJB titiknya mau di mana," cetusnya.

Agus menuturkan total nilai investasi untuk mengembangkan sarana penyediaan air bersih di Bandara Internasional Kertajati tersebut mencapai sekitar Rp5 miliar. Investasi ini baru untuk pemasangan pipa ke lokasi bandara.

Dia mengaku rencana pembangunan SPAM Regional oleh Pusat untuk wilayah Cirebon Raya juga ke depan bakal menambah pasokan, terutama ke kawasan aerocity yang sarat kebutuhan air. Nantinya, SPAM ini akan dipasok air dari Waduk Jatigede dengan kapasitas sangat besar. “Untuk SPAM disiapkan 3.500 liter per detik, ini besar sekali,” ujarnya.

Jika pasokan tersebut kurang, akan ada rencana pasokan tambahan dari Waduk Cipanas yang akan dibangun tahun depan oleh pemerintah. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bandara kertajati
Editor : Yusuf Waluyo Jati

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top