Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Ini Penjelasan Kemepora atas Temuan BPK

Kementerian Pemuda dan Olaraga (Kemenpora) menegaskan menghormati hasil kerja BPK yang telah memberikan penilaian atau opini disclaimer (tidak memberikan pendapat) kepada Kemenpora.
Thomas Mola
Thomas Mola - Bisnis.com 07 Juni 2016  |  19:13 WIB
Ini Penjelasan Kemepora atas Temuan BPK
Akuntansi. - Hartaku.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Pemuda dan Olaraga (Kemenpora) menyatakan akan menghormati hasil kerja BPK yang telah memberikan penilaian atau opini disclaimer atau tidak memberikan pendapat kepada Kemenpora.

Kepala Komunikasi Publik Kemenpora Gatot S Dewa Broto mengatakan hingga sejauh ini, Kemepora belum menerima LHP resmi dari BPK tetapai Menpora telah melakukan rapat untuk merespons hasil temuan BPK tersebut.

"Menpora bersama jajaran Eselon I, Staf Khusus, Inspektur dan Kepala Biro terkait telah melakukan rapat pimpinan khusus untuk merespon hasil temuan BPK sebagai bentuk evaluasi dan kajian serius yang menyebabkan BPK menyatakan penilaian disclaimer yang sama sekali tidak diharapkan," ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (7/6/2016).

Adapun, sesuai Surat BPK kepada Menpora tertanggal 3 Mei 2016, ujar Gatot, BPK menemukan permasalahan yang harus ditindaklanjuti oleh Kemenpora seperti saldo aset tetap konstruksi P3SON Hambalang dan bantuan yang masih dalam proses pertanggungjawaban oleh penerima bantuan.

"Khusus mengenai Hambalang, perhitungan saldo aset tetap konstruksi 2015 tidak dapat kami lakukan, karena seluruh dokumen terkait disita KPK sejak 2012 dan masih dalam proses hukum," urainya.

Gatot menjelaskan Kemenpora telah menyampaikan tanggapan sekaligus penjelasan (tanggapan instansi) melalui surat Sesmenpora selaku Kuasa Pengguna Anggaran.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kemenpora
Editor : Yusuf Waluyo Jati
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top