Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Saudi Arabian Airlines Angkut 78.100 Jemaah Haji Indonesia

Maskapai Arab Saudi, Saudi Arabian Airlines akan mengangkut sedikitnya 78.100 jamaah haji Indonesia tahun ini usai maskapai tersebut menandatangani Perjanjian Transportasi Pengangkutan Udara Haji Tahun 1437h/2016M dengan Kementerian Agama.
Kamp jemaah haji di Mina, Arab Saudi/Reuters
Kamp jemaah haji di Mina, Arab Saudi/Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Maskapai Arab Saudi, Saudi Arabian Airlines akan mengangkut sedikitnya 78.100 jemaah haji Indonesia tahun ini setelah maskapai tersebut menandatangani Perjanjian Transportasi Pengangkutan Udara Haji Tahun 1437 H/2016 dengan Kementerian Agama.

DIkutip dari kemenag.go.id, Rabu (1/6/2016) Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Abdul DJamil mengatakan penandatanganan kontrak perjanjian transportasi udara itu merupakan bagian dari rangkaian persiapan haji yang dilakukan oleh Kementerian Agama.

Djamil mengimbau agar pesawat yang digunakan mengangkut jamaah dalam kondisi laik terbang dan teruji sehingga operasional yang berkaitan dengan perjalanan jemaah haji Indonesia terlaksana dengan baik.

Sebagaimana tahun lalu, lanjut Djamil, gelombang pertama jemaah haji Indonesia akan diberangkatkan langsung menuju Madinah dan dipulangkan dari Jeddah. Sebaliknya, gelombang kedua akan diberangkatkan langsung menuju Jeddah dan dipulangkan ke Tanah Air dari Madinah.

Tahun ini, Saudi Arabian Airlines akan mengangkut kurang lebih 78.100 jemaah haji Indonesia asal Embarkasi Batam, Embarkasi Palembang, Embarkasi DKI Jakarta (jemaah asal Jawa Barat), Embarkasi Surabaya, dan Embarkasi Banjarmasin.

Ada dua jenis pesawat yang akan digunakan. Pertama, Pesawat Boeing 747-400 dengan kapasitas 450 seat untuk Embarkasi Batam, Palembang, Jakarta, dan Surabaya. Kedua, Pesawat Airbus 330 dengan kapasitas 300 seat untuk Embarkasi Banjarmasin.

Sebelumnya, Kementerian Agama juga telah menandatangani perjanjian pengangkutan udara haji Tahun 1437H 2016M dengan PT Garuda Indonesia yang dilakukan langsung oleh Direktur Utama PT Garuda Indonesia Arif Wibowo dan Dirjen PHU Abdul Djamil pada tanggal 24 Mei 2016.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Irene Agustine

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper